Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI dan Pemkot Bukittinggi Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Warga Dapatkan Pangan Terjangkau.

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 20:52 WIB | Oleh:
BI dan Pemkot Bukittinggi Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Warga Dapatkan Pangan Terjangkau. Doc: Antara Foto
Ket. Masyarakat Bukittinggi mengunjungi pos penyediaan bahan pokok dengan harga murah yang digelar oleh Pemkot Bukittinggi bekerjasam dengan Bank Indonesia dan Bulog pada (24/9).

Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) dan Perum Bulog Sumbar menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

"Gerakan Pangan Murah ini kami hadirkan untuk memberikan alternatif bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama melalui penyediaan komoditas dengan harga yang lebih murah," kata Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Barat Andy Setyo Biwado di Bukittinggi, Kamis.

Ia mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan rangkaian kegiatan Bank Indonesia dengan tujuan untuk membantu meredam kenaikan harga.

"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat sekaligus mendukung pengendalian inflasi di daerah," ujarnya.

Ia menyatakan Gerakan Pangan Murah menjadi komitmen bersama untuk membantu pasokan pangan masyarakat, selain memperkenalkan dan mendorong digitalisasi penggunaan uang rupiah melalui QRIS.

"Dengan menggunakan QRIS, diharapkan transaksi masyarakat menjadi lebih efisien, cepat, mudah, murah aman dan handal atau lebih dikenal dengan sebutan Cemumuah," kata dia.

Ia menyebut pada kegiatan tersebut tersedia sejumlah kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, di antaranya telur Rp48 ribu per tray untuk ukuran kecil dan Rp50 ribu per tray untuk ukuran besar. Selain itu sayur dijual murah dengan Rp5 ribu per plastik, kentang Rp 13 ribu per kg, beras 10 kg seharga Rp154 ribu, serta minyak goreng satu liter seharga Rp15 ribu.

Ia menyatakan setiap pembelian beras dan minyak goreng, masyarakat juga mendapatkan bonus satu plastik cabai atau bawang.

Sementara Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah.

"Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memperoleh bahan pangan dengan harga yang tidak terlalu membebani," ujarnya.

Menurut dia, masyarakat setempat turut menyambut antusias Gerakan Pangan Murah yang terus diadakan pemerintah dan lembaga lainnya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Para Atlet Dayung Menyumbang Dua Medali Perak

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Para Atlet Dayung Menyumban...

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Ubed Pahlawan Medali Emas, ...
Advertisement
Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.