Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenkomdigi Ungkap Biaya Internet di Indonesia Masih di Atas ITU

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 17:48 WIB | Oleh:
Wamenkomdigi Ungkap Biaya Internet di Indonesia Masih di Atas ITU Doc: Humas Kemkomdigi
Ket. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyatakan, bahwa biaya internet di Indonesia, masih cukup mahal. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Komdigi (Wamenkomdigi), Nezar Patria.

Ia mengatakan bahwa untuk biaya internet di Indonesia masih diatas standar tarif International Telecommunication Union (ITU). Bahkan merujuk pada data ITU, tarif internet hanya di patok dua persen dari Gross Domestic Product (GDP).

"Biaya internet di Indonesia masih di atas apa yang dipatok ITU. Mereka mematok internet basket di bawah 2 persen dari total GDP per kapita," kata Nezar dalam keterangan resminya, dikutip di Jakarta, Selasa (9/6).

Padahal menurut dia, biaya internet yang lebih rendah akan mendorong perluasan pemanfaatan teknologi digital. Nezar menyebut, bahwa biaya murah internet, membuat masyarakat dapat menjangkau akses pendidikan, pekerjaan dan layanan digital.

Bahkan selain itu menurut Nezar, membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru. Hal ini diungkapkan Wamenkomdigi Nezar, akan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Untuk itu ia menyatakan bahwa keterjangkauan internet, menjadi faktor penting dalam memperluas akses digital masyarakat. Sehingga ditegaskan Nezar, Kemkomdigi akan terus mendorong peningkatan kualitas jaringan, dan akses internet dengan harga terjangkau untuk masyarakat.

"Kalau internet bisa murah, penetrasinya bisa bagus ke semua sektor masyarakat. Maka ekonomi digital akan lebih dahsyat hasilnya," ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.