Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Teknologi AI Ubah Peta Persaingan, Kemenekraf Minta Industri Bergerak Cepat

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 19:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Teknologi AI Ubah Peta Persaingan, Kemenekraf Minta Industri Bergerak Cepat Doc: Antara/ Microsoft Copilot-as.
Ket. An AI-generated illustration.

JAKARTA – Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam bisnis semakin menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing perusahaan.

Teknologi ini memungkinkan otomatisasi berbagai proses, pengolahan data secara lebih cepat, serta pengambilan keputusan yang lebih akurat berbasis analitik.

Selain membantu menekan biaya dan meningkatkan produktivitas, AI juga membuka peluang inovasi produk, personalisasi layanan pelanggan, dan pengembangan model bisnis baru.

Namun, optimalisasi manfaat AI tetap memerlukan kesiapan sumber daya manusia, tata kelola data yang baik, serta strategi adaptasi yang sejalan dengan kebutuhan industri.

Kementerian Ekonomi Kreatif mengajak generasi muda untuk memanfaatkan Artificial Intelligence (AI/ kecerdasan buatan) untuk meningkatkan nilai tambah produk kreatif dan memperkuat daya saing di era digital.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia adalah bagaimana mendapatkan akses terhadap teknologi yang dapat menciptakan peluang usaha dan siap bersaing di tingkat global.

“Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, ekonomi kreatif menjadi salah satu mesin baru pertumbuhan nasional. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membekali generasi muda dengan keterampilan kreatif dan pemanfaatan AI agar mampu menghasilkan karya bernilai tambah, menciptakan peluang usaha, dan siap bersaing di tingkat global,” kata Menteri Ekraf dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (17/6).

Karena itu, ujar Teuku Riefky Harsya, Kementerian Ekonomi Kreatif melakukan kolaborasi dengan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan Adobe melalui program ECHOES X GENSi untuk meningkatkan awareness ekonomi kreatif sekaligus memperkuat talenta muda digital, khususnya di kalangan pelajar dan generasi muda Indonesia.

Menurut dia, kolaborasi ini juga membuka peluang sinergi dengan tiga program flagship Kementerian Ekraf pada 2027, yaitu Aktivasi Desa Kreatif, Aktivasi Creative Hub, dan Creative by Indonesia untuk mendorong local heroes go national serta national champions go global.

Ia mengatakan, melalui dukungan Indosat dan Adobe, ECHOES menjadi salah satu kanal untuk memperkenalkan perangkat kreatif dan pembelajaran berbasis AI kepada generasi muda.

“Dengan menggabungkan kekuatan AI, kreativitas, dan kolaborasi, kami ingin membantu generasi kreator berikutnya mengembangkan potensi mereka secara maksimal dan memberikan dampak nyata bagi diri mereka sendiri maupun komunitas di sekitarnya,” ujar President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha.

Setelah sukses membekali lebih dari 10.000 generasi muda Indonesia melalui program literasi digital dan pembelajaran kreatif, tahun ini GENSi menargetkan menjangkau 15.000 anak muda di seluruh Indonesia.

President Adobe untuk kawasan Jepang dan Asia Pasifik (JAPAC), Ben Goodman, menilai Indonesia memiliki populasi muda yang besar, budaya kreatif yang kuat, serta posisi strategis dalam perkembangan teknologi dan AI.

Adobe turut mendukung melalui penyediaan teknologi, pelatihan, peluang monetisasi, akses premium Adobe Express, serta materi pembelajaran Adobe Digital Academy yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Gubernur DKI Siapkan Beasis...

BMKG Prediksi Terjadinya Peningkatan Hari Panas

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG Prediksi Terjadinya Pe...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.