Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Gubernur Sulut Tegaskan APBD 2027 Disusun Berbasis Kemampuan Riil Pendapatan Daerah

1 Selasa, 22 Sep 2026, 06:20 WIB | Oleh:
Gubernur Sulut Tegaskan APBD 2027 Disusun Berbasis Kemampuan Riil Pendapatan Daerah Gubernur Sulut Tegaskan APBD 2027 Disusun Berbasis Kemampuan Riil Pendapatan Daerah Doc: antara foto
Ket. Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus

MANADO - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus menegaskan APBD 2027 disusun berbasis kemampuan riil pendapatan daerah, selaras dengan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

"Postur RAPBD 2027 untuk pendapatan daerah dianggarkan sebesar Rp3,24 triliun," kata Gubernur pada paripurna DPRD tentang penyampaian/penjelasan Ranperda Tentang APBD Provinsi Sulut 2027 serta pengambilan keputusan Ranperda tentang RAPBD 2026 di Manado, Senin (21/9).

Selanjutnya untuk postur anggaran belanja daerah dianggarkan sebesar Rp3,04 triliun.

Sementara penerimaan pembiayaan dianggarkan sebesar Rp41,23 miliar, dan pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp240,62 miliar.

"Postur anggaran ini masih dapat mengalami penyesuaian pada komponen dana transfer ke daerah (TKD) mengingat alokasi definitif dari pemerintah pusat seperti DAU, DBH, dan DAK belum ditetapkan secara final," sebut Gubernur.

Apabila TKD telah diterbitkan oleh pemerintah pusat, maka postur RAPBD tahun anggaran 2027 wajib disesuaikan pada tahap pembahasan.

Penyesuaian anggaran menurut Gubernur harus dilaksanakan secara transparan dengan tetap menjaga konsistensi terhadap delapan prioritas pembangunan daerah, serta pemenuhan pelayanan dasar masyarakat.

"Pemprov Sulut berkomitmen dan tetap memprioritaskan alokasi belanja yang proporsional dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat," kata Gubernur menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Staf PBB Tewas dalam Tahana...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.