Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Modest Fashion Indonesia Didorong Menekraf Tembus Pasar Internasional

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 18:37 WIB | Oleh:
Modest Fashion Indonesia Didorong Menekraf Tembus Pasar Internasional Doc: ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya memberikan kata sambutannya dalam pembukaan IN2Motion Fest x JMFW 2026 di Jakarta, Rabu (14/10).

JAKARTA - Industri busana sopan (modest fashion) dari Indonesia dikatakan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya memiliki peluang besar untuk menembus pasar global.

Riefky menilai busana sopan dari Indonesia memiliki keunikan yang berasal dari akar budaya dan desain dari berbagai daerah yang memiliki karakter khas sehingga tidak dapat disamakan dengan produk dari negara lain.

"Potensi ini sebetulnya tidak hanya ke negara-negara Muslim, tetapi juga ke negara-negara Eropa, negara-negara yang non-mayoritas Muslim," kata Teuku Riefky dalam pembukaan IN2Motion Fest x JMFW 2026 di Jakarta, Rabu (14/10).

Peluang tersebut membutuhkan kolaborasi berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem busana sopan lokal sekaligus membuka akses bagi karya kreatif nasional agar terhubung dengan industri dan pasar global.

"Jadi ini peluang yang sangat luar biasa dan perlu kolaborasi semua pihak," ujar Riefky.

Ia menyampaikan momentum tersebut juga penting bagi Kementerian Ekonomi Kreatif untuk memperkuat industri kreatif, khususnya subsektor fesyen, melalui perluasan akses pasar, pengembangan jejaring bisnis, serta pemanfaatan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara bertanggung jawab.

Pemerintah juga dikatakannya akan mengeluarkan peta jalan AI yang juga mencakup etika penggunaan teknologi tersebut.

Pemanfaatan AI secara bertanggung jawab diperlukan agar hasil karya para kreator tetap terlindungi. Di sisi lain, ia menekankan perlindungan dan komersialisasi kekayaan intelektual sebagai salah satu kunci untuk meningkatkan nilai tambah karya Indonesia.

"Desain, motif, merek, bukan sekadar identitas produk tetapi juga aset ekonomi yang perlu dilindungi dan dikembangkan agar memberikan manfaat optimal bagi pencipta dan pelaku usaha," katanya.

Riefky berharap penyelenggaraan In2Motion Fest yang berkolaborasi dengan JMFW 2026 dapat menjadi penghubung antara karya kreatif, industri, dan pasar global.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia, kementerian/lembaga, Indonesia Fashion Chamber (IFC), dan seluruh mitra strategis yang mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Trump Desak Putin dan Zelenskyy Sepakati Perdamaian

19 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Trump Desak Putin dan Zelen...

Janice Tjen Melaju ke Babak 16 Besar Wuhan Open 2026

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Melaju ke Babak...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.