Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Regenerasi Pembatik Dikebut, Pemkot Pekalongan Gelar Lomba Membatik

5 Kamis, 08 Okt 2026, 19:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Regenerasi Pembatik Dikebut, Pemkot Pekalongan Gelar Lomba Membatik Regenerasi Pembatik Dikebut, Pemkot Pekalongan Gelar Lomba Membatik Doc: ANTARA/ Kutnadi
Ket. Generasi muda Kota Pekalongan belajar membatik di Museum Batik Pekalongan di Pekalongan, belum lama ini.

PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menggencarkan kegiatan regenerasi pembatik sebagai upaya menjaga keberlangsungan batik di tengah semakin berkurangnya pembatik muda dengan mengadakan lomba membatik tingkat sekolah menengah atas/ sederajat.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Olahraga Kota Pekalongan Sabaryo Pramono di Pekalonga, Kamis (8/10), mengatakan bahwa lomba ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi saja tetapi bagian dari upaya mengenalkan batik kepada generasi muda agar tumbuh rasa cinta terhadap budaya tersebut.

"Tujuan penyelenggaraan lomba ini yang jelas adalah pelestarian. Kita tahu semakin ke depan pembatik-pembatik kita usianya semakin sepuh sehingga perlu adanya generasi penerus," katanya.

Ia mengatakan keterlibatan pelajar dalam lomba diharapkan menjadi bagian dari proses regenerasi pembatik.

Peserta didorong untuk mulai mengenal, mempraktikkan, hingga mencintai batik sebagai warisan budaya takbenda yang telah diakui UNESCO.

"Dari sekitar 60 peserta yang mendaftar, sebanyak 50 peserta lolos seleksi motif dan gambar untuk mengikuti lomba. Mereka berasal dari sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah," katanya.

Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab mengapresiasi dalam penyelenggaraan lomba dan kehadiran peserta dari berbagai daerah menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda terhadap batik.

"Dengan lomba membatik ini kita tidak hanya mencari juara saja tetapi ada hal lain yang lebih penting yaitu terus melestarikan batik sebagai warisan budaya takbenda dan menghasilkan karya-karya terbaik anak bangsa," katanya.

Ia menilai antusiasme peserta menjadi modal positif bagi keberlanjutan batik. Para pelajar datang bukan hanya untuk mengejar prestasi tetapi juga karena memiliki ketertarikan terhadap proses membatik.

"Mereka hadir di sini tidak hanya ingin mencari kejuaraan tetapi memang sudah cinta dan senang dengan proses membatik ini. Kami berharap banyak generasi muda yang mengenal dan mencintai batik sehingga regenerasi pembatik dapat terus berlangsung dan batik tetap berkembang sebagai warisan budaya sekaligus potensi ekonomi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gunung Merapi Berstatus Siaga, BPBD Sleman Tingkatkan Kesiapsiagaan Potensi Bencana

Gunung Merapi Berstatus Siaga, BPBD Sleman Tingkatkan Kesiapsiagaan Potensi Bencana

05 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.