Ngeri! Tekanan Sesar San Andreas Capai Level Tertinggi, Pertanda Apa?
📅 Rabu, 17 Jun 2026, 23:52 WIB | Oleh: Deri HenriawanSACRAMENTO - Tekanan tektonik di sepanjang sistem sesar utama di California Selatan, Amerika Serikat (AS), terutama Sesar San Andreas dan Sesar San Jacinto, kini berada pada tingkat yang setara atau bahkan melampaui level yang tercatat dalam 1.000 tahun terakhir, menurut studi terbaru yang dipublikasikan Universitas Hawaii di Manoa.
Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Geophysical Research: Solid Earth itu mengkaji bagaimana tekanan terakumulasi dan dilepaskan di sepanjang segmen sesar di California Selatan.
Tim peneliti menggunakan simulasi berbasis fisika yang dipadukan dengan catatan gempa bumi sebelumnya dalam satu milenium untuk menganalisis bagaimana tekanan terakumulasi dan dilepaskan di sepanjang segmen-segmen sesar. Fokus utamanya adalah Cajon Pass, sebuah persimpangan struktural antara dua sistem sesar yang terkadang menghambat perambatan rekahan, namun pada waktu lainnya justru memungkinkan keduanya saling terhubung.
Studi itu memaparkan bahwa rekahan gabungan semacam itu dapat berdampak pada area Greater Los Angeles, San Bernardino, Riverside, dan Coachella Valley. Studi itu juga menyebutkan rekahan gabungan berpotensi menimbulkan kerusakan yang lebih besar dibandingkan peristiwa yang hanya melibatkan satu sistem sesar saja.
Namun, peneliti utama studi itu menekankan bahwa hal tersebut bukanlah prediksi tentang gempa bumi yang akan terjadi dalam waktu dekat, namun hanya penilaian terhadap kondisi tekanan tektonik jangka panjang.
Survei Geologi AS juga menegaskan kembali bahwa meski para ilmuwan dapat memperkirakan kemungkinan terjadinya gempa dahsyat dalam jangka panjang, mereka tidak dapat memprediksi secara pasti waktu dan lokasi terjadinya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!