Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Enam Kali Pemeriksaan Kehamilan Jadi Strategi Natuna Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi.

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 15:02 WIB | Oleh:
Enam Kali Pemeriksaan Kehamilan Jadi Strategi Natuna Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi. Doc: Antara Foto
Ket. Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) oleh puskesmas.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Kepulauan Riau, menjadikan enam kali pemeriksaan kehamilan untuk mendeteksi dini risiko kesehatan, sebagai salah satu upaya menekan angka kematian ibu dan bayi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna Hikmat Aliansyah di Natuna, Jumat, mengatakan layanan tersebut tersedia di seluruh pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas), sehingga ibu hamil dapat memeriksakan kehamilannya di puskesmas masing-masing.

"Dalam enam kali pemeriksaan kehamilan, ibu hamil akan menjalani pemeriksaan kandungan menggunakan alat pemindai kehamilan (USG) sebanyak dua kali secara gratis di puskesmas." ucap dia.

Selain itu, kata dia, setiap ibu hamil akan mengikuti kelas ibu hamil untuk memperoleh edukasi mengenai cara menjaga kesehatan selama kehamilan, memenuhi kebutuhan gizi, mengenali tanda bahaya kehamilan, serta mempersiapkan persalinan dan perawatan bayi.

Di setiap desa dan kelurahan tersedia satu lokasi kelas ibu hamil yang dipusatkan di posyandu. Lokasi tersebut dipilih dengan mempertimbangkan kemudahan akses, serta keamanan dan kenyamanan bagi peserta selama mengikuti kegiatan.

Ibu hamil, lanjut dia, juga diberikan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) oleh puskesmas. Buku tersebut berisi panduan dan catatan kesehatan yang memuat informasi sejak masa kehamilan, persalinan, hingga tumbuh kembang anak sampai berusia lima tahun.

"Setiap kunjungan di puskesmas ibu hamil juga akan diberikan tablet tambah darah sesuai kebutuhan dan edukasi tentang menjaga kesehatan diri dan bayi," katanya.

Ia mengatakan kelas ibu hamil juga melibatkan para suami. Para suami dibekali pengetahuan mengenai cara memperlakukan ibu hamil dengan baik, membangun komunikasi yang positif, serta menghindari hal-hal yang dapat memicu stres.

Ia mengimbau para suami untuk hadir di setiap kelas, karena dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan ibu dan janin.

"Kehadiran suami itu penting karena ibu hamil membutuhkan perhatian, pendampingan, dan dukungan selama kehamilan. Dengan begitu, kondisi psikologis ibu tetap terjaga dan proses kehamilan hingga persalinan dapat dilalui lebih nyaman," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Perubahan APBD Tahun Ini Ditetapkan

55 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Perubahan APBD Tahun Ini Di...
Megapolitan
Siap-siap Hadapi Bencana Hi...
Daerah
Jeda Internasional Dimanfaa...

Formula 1 Pangkas Jarak Balapan Mulai 2027

1.5 jam yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Formula 1 Pangkas Jarak Bal...

Antikorupsi Diedukasikan kepada para Aparatur Desa Bogor

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Antikorupsi Diedukasikan ke...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.