Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tarif TransJakarta Dievaluasi DPRD Imbas Subsidi Bengkak Rp4 Triliun

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 15:40 WIB | Oleh:
Tarif TransJakarta Dievaluasi DPRD Imbas Subsidi Bengkak Rp4 Triliun Doc: DPRD DKI Jakarta
Ket. DPRD DKI Jakarta mulai mengkaji ulang skema tarif TransJakarta menyusul meningkatnya anggaran subsidi atau Public Service Obligation (PSO) yang kini mencapai sekitar Rp4 triliun. Kajian tersebut dilakukan untuk memastikan keberlanjutan layanan transportasi publik tanpa mengabaikan kemampuan ekonomi masyarakat.

JAKARTA - DPRD DKI Jakarta mulai mengkaji ulang skema tarif TransJakarta menyusul meningkatnya anggaran subsidi atau Public Service Obligation (PSO) yang kini mencapai sekitar Rp4 triliun. Kajian tersebut dilakukan untuk memastikan keberlanjutan layanan transportasi publik tanpa mengabaikan kemampuan ekonomi masyarakat.

Pembahasan mengenai evaluasi tarif menjadi bagian dari proses penyusunan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027. Salah satu fokusnya adalah menghitung efektivitas subsidi di tengah semakin luasnya jaringan layanan TransJakarta.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, mengatakan besarnya anggaran subsidi perlu dievaluasi agar penggunaannya tetap tepat sasaran. Menurutnya, ekspansi layanan, termasuk rute menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan jaringan TransJabodetabek, turut memengaruhi kebutuhan subsidi.

"Kami ingin melihat seberapa efektif penyesuaian tarif untuk mengurangi beban subsidi," ujar Nova, Kamis (30/7).

Nova menjelaskan anggaran PSO TransJakarta kini telah menembus sekitar Rp4 triliun. Nilai tersebut meningkat dibandingkan alokasi pada tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp3,8 triliun.

Menurutnya, peningkatan anggaran tersebut perlu menjadi bahan evaluasi agar keberlanjutan layanan transportasi publik tetap terjaga. Perhitungan ulang diperlukan untuk mengetahui sejauh mana subsidi masih efektif dalam mendukung operasional TransJakarta.

Meski membuka peluang penyesuaian tarif, Nova menegaskan kebijakan tersebut tidak boleh membebani masyarakat. DPRD DKI Jakarta akan mempertimbangkan kondisi ekonomi warga sebelum mengambil keputusan.

"Jangan sampai tarif melebihi," tandas Nova.

Ia menambahkan kondisi daya beli masyarakat serta situasi lapangan kerja menjadi faktor penting dalam penyusunan kebijakan tarif. Menurutnya, transportasi publik harus tetap menjadi moda yang mudah diakses dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Nova mengungkapkan tarif TransJakarta belum mengalami perubahan sejak 2007. Sementara itu, jaringan layanan terus berkembang dengan cakupan rute yang semakin luas hingga wilayah aglomerasi.

Karena itu, evaluasi tarif dinilai sebagai langkah yang wajar dilakukan. Namun, setiap perubahan harus didasarkan pada kajian yang komprehensif dan tetap mengedepankan prinsip keterjangkauan bagi masyarakat.

Saat ini Komisi B DPRD DKI Jakarta masih mendalami aspek regulasi yang dapat menjadi dasar penyesuaian tarif. Kajian tersebut mencakup kemungkinan melalui perubahan Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Gubernur (Pergub).

Nova memastikan DPRD belum mengambil keputusan final mengenai tarif baru TransJakarta. Sikap resmi akan ditetapkan setelah seluruh kajian mengenai regulasi, kondisi fiskal daerah, efektivitas subsidi, serta dampaknya terhadap masyarakat selesai dilakukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.