Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ambisi BYD Salip Toyota dalam Lima Tahun, Jadi Produsen Mobil Terbesar di Dunia

📅 Senin, 15 Jun 2026, 14:13 WIB | Oleh:
Ambisi BYD Salip Toyota dalam Lima Tahun, Jadi Produsen Mobil Terbesar di Dunia Doc: Antara
Ket. BYD debut di IAA Munich Autoshow, Jerman pada tahun 2023

JAKARTA - BYD merupakan produsen mobil terbesar keenam di dunia tahun lalu, tetapi perusahaan itu tidak puas hanya membangun lebih banyak mobil daripada Ford, BYD ingin menjadi produsen mobil terbesar di dunia, mengungguli Volkswagen Group dan Toyota.

Pimpinan perusahaan Wang Chuanfu mengatakan dalam lima tahun ke depan, merek tersebut bisa menjadi produsen mobil terbesar di dunia.

Laman Carscoops pada Kamis (11/6) waktu setempat melaporkan, bahwa Wang mengungkapkan hal itu dalam rapat tahunan pemegang saham perusahaan di Shenzhen, dengan menyatakan bahwa Blade Battery generasi kedua yang baru akan menjadi kunci ekspansi perusahaan.

“BYD benar-benar akan menjadi produsen mobil nomor satu secara global dalam lima tahun ke depan,” katanya.

Tentu saja, membuat pernyataan seberani itu jauh lebih mudah daripada benar-benar menjadi produsen mobil terbesar di dunia. Kemungkinan besar bos BYD tersebut mengambil inspirasi dari strategi Elon Musk, dengan membuat pernyataan seperti itu untuk memperkuat harga saham produsen mobil tersebut, yang telah turun lebih dari 45 persen selama setahun terakhir.

BYD perlu tumbuh dengan sangat cepat dalam lima tahun ke depan untuk mencapai tujuannya. Tahun lalu, merek tersebut menjual 4,6 juta kendaraan, kurang dari setengah dari 11,21 juta kendaraan yang dijual oleh Toyota Motor Corporation jika Lexus dan Daihatsu turut dihitung.

Toyota sendiri menjual 9,6 juta mobil tahun lalu, sehingga untuk menyainginya, BYD perlu meningkatkan penjualannya sebesar 1 juta unit setiap tahun selama lima tahun ke depan. Itu akan menjadi tugas yang sangat sulit.

Tujuan ini akan dipengaruhi oleh perlambatan yang meluas di seluruh Tiongkok, yang telah memperlambat pertumbuhan BYD di pasar domestiknya.

Pada bulan Mei, perusahaan menjual 207.372 kendaraan di Tiongkok saja, turun 29,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Untuk mengimbangi permintaan yang lebih rendah di negara asalnya, BYD harus dengan cepat berekspansi ke pasar internasional baru, dengan Kanada diperkirakan menjadi salah satu yang paling penting.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Woody Kembali Beraksi di Film “Toy Story 5

18 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Woody Kembali Beraksi di Fi...
Nasional
Kementan Ungkap Produksi Su...
Rona
Joe Taslim Turut Berperan d...
Daerah
PT KAI: Volume Penumpang St...
Nasional
KAI Group Telah Layani 6,2 ...
Ekonomi
Menkeu: Anggaran Kemenkeu T...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.