Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KAI Group Telah Layani 6,2 Juta Penumpang Kereta Bandara

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 15:15 WIB | Oleh:
KAI Group Telah Layani 6,2 Juta Penumpang Kereta Bandara Doc: KAI

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) melayani 6.201.016 penumpang kereta bandara serta LRT. Jumlah tersebut berhasil terkumpul selama periode bulan Januari sampai dengan Mei 2026.

Layanan perkeretaapian di wilayah Pulau Jawa mengangkut sebanyak 2.518.233 orang dari total keseluruhan pelanggan. Sementara itu, operasional kereta di wilayah Pulau Sumatra melayani sebanyak 3.682.783 penumpang.

Layanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta tercatat sukses melayani sebanyak 1.013.574 orang penumpang di Jabodetabek. Pencapaian ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 14,78 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yaitu 883.065 orang.

Selanjutnya Kereta Api (KA) Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) berhasil mencatatkan volume sebesar 1.129.627 pelanggan. Jumlah tersebut terdiri atas kereta reguler sebanyak 763.216 orang serta layanan ekspres sebesar 366.411 orang.

Layanan Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS) mengangkut sebanyak 375.032 pelanggan di Jawa Tengah. Angka tersebut menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 24,90 persen dari data tahun sebelumnya yaitu 300.271 penumpang.

Sementara itu KA Srilelawangsa di Sumatra Utara telah melayani sebanyak 1.775.765 pelanggan pada rute tersebut. Rinciannya adalah relasi Medan menuju Kualanamu sebanyak 664.833 orang dan relasi Kuala Bingai sebesar 1.110.932 orang.

Untuk wilayah Sumatra Selatan operasional LRT Sumsel mencatatkan jumlah penumpang sebanyak 1.815.017 orang selama periode tersebut. Kemudian Kereta Api Minangkabau Ekspres di Sumatra Barat turut memberikan kontribusi pelayanan sebanyak 92.001 orang penumpang.

“Ketika stasiun terhubung dengan bandara, perjalanan masyarakat menjadi lebih mudah direncanakan. Kereta api memberi kepastian waktu, memperluas akses, dan membantu pelanggan menjangkau penerbangan dengan lebih nyaman,” ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, Selasa (16/6).

Tanggapan lain juga disampaikan oleh Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, mengenai integrasi sistem. Salah satu langkah perluasan jaringan tersebut dilakukan lewat perpanjangan relasi KA BIAS menuju Stasiun Caruban.

“Bandara dan stasiun adalah dua simpul penting dalam perjalanan masyarakat. Ketika keduanya terhubung, akses menuju pekerjaan, pendidikan, layanan kesehatan, dan pariwisata menjadi lebih terbuka. KAI Group memperkuat peran kereta api dan LRT sebagai penghubung mobilitas yang aman, nyaman, dan terintegrasi,” kata Wisnu. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.