Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Natuna Normalisasi Sungai untuk Atasi Banjir

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 15:30 WIB | Oleh:
Pemkab Natuna Normalisasi Sungai untuk Atasi Banjir Doc: ANTARA/Muhamad Nurman
Ket. Aliran sungai di Sebadai Ulu Natuna, pada Juni 2026.

NATUNA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, melakukan normalisasi sungai sebagai upaya meminimalkan potensi banjir saat musim hujan.

Bupati Natuna Cen Sui Lan di Natuna, Rabu, mengatakan normalisasi telah selesai dikerjakan di empat titik pada 2026, yakni Sungai Sebadai Ulu dan Limau Manis di Kecamatan Bunguran Timur Laut serta Sungai Sihotang dan Batu Hitam di Kecamatan Bunguran Timur.

"Ada empat titik, meliputi Sebadai Ulu dan Limau Manis yang sudah selesai dikerjakan, kemudian ada juga di Sihotang dan Batu Hitam," katanya.

Ia menjelaskan normalisasi sungai dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) atas usulan Pemkab Natuna. Langkah tersebut diambil karena sejumlah aliran sungai tidak lagi mampu menampung debit air saat curah hujan tinggi sehingga menyebabkan luapan yang menggenangi permukiman warga dan ruas jalan.

Berdasarkan data Pemkab Natuna, normalisasi di Sungai Sebadai Ulu dan Limau Manis dilakukan menggunakan alat berat dengan kedalaman pengerukan sekitar 1,5 meter dan lebar alur sungai mencapai empat meter. Sementara dua titik lainnya dikerjakan dengan tenaga manusia.

Total panjang aliran sungai yang dinormalisasi di kedua lokasi tersebut mencapai sekitar delapan kilometer, terdiri atas dua kilometer di Limau Manis dan enam kilometer di Sebadai Ulu.

Menurut Cen, manfaat normalisasi sungai mulai dirasakan masyarakat karena aliran air kini lebih lancar dibandingkan sebelumnya.

"Ini dikerjakan oleh BWSS atas permintaan kami karena sungai-sungai ini perlu dilakukan pelebaran. Sekarang air mengalir lebih lancar. Tinggal bagaimana desa melakukan perawatan, misalnya dengan membersihkan sampah dan tumbuhan yang menghambat aliran sungai," ujarnya saat meninjau aliran Sungai Sebadai Ulu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Prancis Terguncang Kerugian...
Luar Negeri
Afghanistan-Pakistan Terlib...
Luar Negeri
Mesir Siap Pasang Badan Ban...
Nasional
Mendagri Serahkan Jabatan K...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.