Wali Kota Bogor Dorong Aparatur Wilayah Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
📅 Rabu, 17 Jun 2026, 14:40 WIB | Oleh: Ilham SudrajatBOGOR - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor mulai melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 dengan melakukan pendataan perdana kepada Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, di kediamannya di wilayah Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Senin (15/6).
Sensus Ekonomi 2026 juga dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan strategis nasional ini bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan struktur perekonomian Indonesia.
Sensus Ekonomi 2026 dengan tagline "Mencatat Ekonomi Indonesia" akan dilaksanakan hingga 31 Agustus 2026. Untuk itu, Wali Kota Dedie Rachim meminta aparatur wilayah turut membantu menyebarluaskan informasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan sensus tersebut.
"Untuk itu, kepada seluruh masyarakat Kota Bogor, dibantu oleh para lurah, camat, RT, RW, LPM, BKM, Karang Taruna, dan semuanya, tolong bukakan pintu seluas-luasnya untuk para petugas dari BPS Kota Bogor agar dapat mendata, mencatat, dan memastikan bahwa seluruh masyarakat Kota Bogor ikut masuk dalam Sensus Ekonomi Indonesia Tahun 2026," ujar dia.
Kepala BPS Kota Bogor, Raden Gandari Adianti Aju Fatimah, mengatakan bahwa pendataan terhadap Wali Kota Bogor merupakan pendataan perdana Sensus Ekonomi 2026 di Kota Bogor.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Karena pendataan perdana itu kami awali dengan mendata kepala daerah. Di sini adalah Wali Kota Bogor, Pak Dedie Rachim, yang kami wawancarai. Setelah ini, kami akan melanjutkan pendataan kepada Pak Wakil Wali Kota, Pak Jenal Mutaqin. Jadi, ini sebagai bentuk dimulainya pelaksanaan SE 2026 secara door to door di seluruh Indonesia," ucap dia.
Setelah itu, pendataan akan dilakukan kepada masyarakat secara menyeluruh. "Untuk itu kami menghimbau, seperti yang sudah disampaikan Pak Wali Kota, agar seluruh pelaku usaha dan rumah tangga menerima kedatangan petugas serta memberikan jawaban yang jujur, sehingga data yang dihasilkan menjadi data yang akurat dan terpercaya," ujar dia.
BPS pun mengharapkan masyarakat mau membuka pintu bagi petugas sensus serta turut mendukung sosialisasi yang dilakukan oleh aparatur wilayah agar pendataan berjalan optimal. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!