Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kodim Sampang Bantu Pemprov Jatim Bangun RTLH Warga

📅 Sabtu, 13 Jun 2026, 09:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kodim Sampang Bantu Pemprov Jatim Bangun RTLH Warga Doc: Kodim Sampang
Ket. Pembangunan RTLH di Desa Baturasang, Tambelangan, Sampang oleh personel TNI bersama warga, Jumat (12/6/2026).

SAMPANG - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melibatkan personel TNI untuk pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) warga miskin dan kurang mampu di Kabupaten Sampang pada tahun anggaran 2026.

"Selain sebagai bentuk kepercayaan, pelibatan TNI pada program RTLH ini juga sebagai bentuk pengabdian institusi ini kepada masyarakat," kata Komandan Kodim 0828 Sampang Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar di Sampang, Sabtu.

Selain di Kabupaten Sampang, pelibatan prajurit TNI pada program bantuan RTLH oleh Pemprov Jatim di Pulau Madura ini juga dilakukan di tiga kabupaten lain, yakni di Kabupaten Pamekasan, Bangkalan dan Kabupaten Sumenep.

Menurut Dandim, personel yang digerakkan membantu pembangunan RTLH itu dari Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang tersebar di sejumlah desa penerima program bantuan tersebut.

"Kalau yang menjadi sasaran bantuan RTLH dari Pemprov Jatim Desa Tambelangan, personel yang kami gerakkan membantu pembangunan adalah Babinsa Desa Tambelangan," katanya.

Salah satunya seperti yang dilakukan Serka Miran di Desa Baturasang, Kecamatan Tambelangan, Sampang.

Bantuan pembangunan RTLH milik Maryam, warga Dusun Kapasan ini dilakukan oleh Serka Miran bersama warga hingga pembangunan selesai.

Sementara itu, berdasarkan data Pemprov Jatim, Kabupaten Sampang merupakan satu dari empat kabupaten di Pulau Madura yang menjadi sasaran Program RTLH di Pulau Madura pada tahun anggaran 2026, dengan jumlah mencapai 400 unit.

Program ini sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan perekonomian dan menekan angka kemiskinan melalui kepemilikan rumah layak huni.

"Saat ini, 9,34 persen atau sebanyak 25.703 unit dari 249.380 unit rumah yang tersebar di 180 desa/kelurahan di kabupaten ini masuk kategori tidak layak huni," kata Kepala Bidang Perumahan Rakyat dan Permukiman Dinas Lingkungan Hidup Perumahan dan Permukiman (DLH-Perkim) Kabupaten Sampang Abdul Rokib.

Pemkab Sampang, sambung dia, hanya mampu mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki 19 unit rumah.

"Dengan adanya bantuan dari Pemprov Jatim ini, kami yakin upaya menyediakan tempat tinggal yang layak huni oleh pemkab kepada warga bisa lebih cepat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.