Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produksi Kakao Indonesia Menurun, Pemerintah Siapkan Peremajaan 247 Ribu Hektare

📅 Jumat, 11 Sep 2026, 14:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Produksi Kakao Indonesia Menurun, Pemerintah Siapkan Peremajaan 247 Ribu Hektare Doc: Antara
Ket. Tangkapan layar- Grafis Program Hilirisasi Kakao yang dilaksanakan pemerintah selama 2025 -2027 dalam webinar Hari Kakao Nasional di Jakarta, Rabu (9/9).

Jakarta - Pemerintah saat ini tengah melakukan program hilirisasi kakao untuk meningkatkan nilai tambah serta peremajaan perkebunan kakao rakyat guna mendongkrak produktivitas kebun petani yang menurun karena rata-rata berumur tua.

Direktur Perbenihan Perkebunan, Kementerian Pertanian, Ebi Rulianti, mengatakan sebagai produsen kakao dunia, posisi Indonesia turun drastis dari nomor 3 dunia kini berada di urutan 7 dengan produksi sebanyak 200 ribu ton.

Penyebabnya, lanjut dia dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (11/9), banyak tanaman yang produktivitasnya menurun karena sudah berumur tua. Rata-rata produktivitas kakao dalam negeri 700-800 kilogram (kg) per hektare (ha), padahal di negara lain mencapai 1,5 ton/ha.

Oleh karena itu, menurut dia, pemerintah telah membuat program hilirisasi kakao dari 2025 - 2027 menyasar 247.260 ha lahan kakao petani guna memastikan pasokan bahan baku untuk industri hilir.

"Ada dua program utamanya yakni peremajaan kakao rakyat dan perluasan lahan kakao," katanya dalam webinar Hari Kakao Nasional: Momentum Mendorong Hilirisasi untuk Kesejahteraan Petani.

Pada 2025 terlaksana perluasan areal kebun kakao sekitar 200 ha dan peremajaan 4.066 ha, sementara 2026 pemerintah menargetkan perluasan areal sekitar 71.722 ha dan peremajaan 102.488 ha.

Sedangkan 2027 dengan target 59.974 ha terdiri perluasan 19.700 ha dan peremajaan 40.274 ha.

Dalam program hilirisasi tersebut, pemerintah memberikan bantuan benih sebanyak 1.000 batang per hektare dan bantuan upah kerja.

Dalam upaya percepatan program hilirisasi, Ebi mengatakan, saat ini tengah direvisi Keputusan Menteri Pertanian No. 25/Kpts/Kb.020/5/2017 tentang Pedoman Produksi, Sertifikasi, Peredaran, dan Pengawasan Benih Tanaman Kakao.

Sementara itu Plt Kepala Divsisi Penyaluran Dana Program Pangan dan Hilirisasi Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Arfie Thahar mengatakan pihaknya menyediakan anggaran untuk program peremajaan perkebunan, penyediaan sarana dan prasarana, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) perkebunan, baik dalam bentuk pendidikan maupun pelatihan.

Sementara di bagian hilir dan penguatan akses pasar, BPDP menerima proposal langsung dari pelaku usaha. Baik untuk kegiatan riset perkebunan untuk menghasilkan inovasi produk dan teknologi hingga siap ke tahap komersial, serta rekomendasi pengambilan kebijakan.

“Kami siap memberikan dukungan pendanaan untuk meningkatkan nilai tambah produk kakao dan turunannya,” ujarnya.

Ketum Asosiasi Kakao Indonesia - Cacao Sustainability Partnership (Askindo CSP), Jefrey Haribowo menegaskan, pihaknya mendukung penuh upaya pemerintah dalam program hilirisasi maupun memperbaiki bagian hulu yakni perkebunan kakao rakyat.

Produksi biji kakao Indonesia sebanyak 200.000 ton pada musim 2024/2025. Padahal di sisi lain, permintaan kakao dan cokelat dunia mengalami peningkatan 2-3 persen setiap tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.