Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakbar Gelar Konvensi Mutu sebagai Wadah Tingkatkan Layanan Kesehatan

📅 Kamis, 10 Sep 2026, 22:18 WIB | Oleh:
Jakbar Gelar Konvensi Mutu sebagai Wadah Tingkatkan Layanan Kesehatan Doc: ANTARA/HO-Pemkot Jakbar
Ket. Pemerintah Kota Jakarta Barat menggelar Konvensi Mutu atau Health Innovations Exhibition (Helix) tingkat kota, Kamis (10/9), sebagai wadah gagasan dan strategi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui kolaborasi lintas sektor.

JAKARTA -- Pemerintah Kota Jakarta Barat menggelar Konvensi Mutu atau Health Innovations Exhibition (Helix), pada Kamis, sebagai wadah gagasan dan strategi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui kolaborasi lintas sektor.

“Fasilitas kesehatan bukan cuma obat dan alat, tetapi juga rasa nyaman serta inovasi agar masyarakat mau berobat dan konsisten menjalani pengobatan,” kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, dr. Sahruna di Jakarta, Kamis.

Sementara itu, Asisten Administrasi Kesejahteraan Rakyat Kota Jakarta Barat, Depika Romadi, menyebut bahwa Helix 2026 mengusung konsep Helix Governance yang melibatkan lima unsur, yakni akademisi, dunia usaha, komunitas, pemerintah dan media.

"Untuk tahun ini, Helix mengangkat tema kesehatan ibu dan anak serta Keluarga Berencana," kata dia.

Menurut Depika, tema tersebut penting karena kesehatan ibu dan anak, termasuk pencegahan kematian ibu, neonatal, bayi, serta stunting, masih menjadi tantangan yang harus ditangani secara terpadu.

“Meskipun Jakarta memiliki fasilitas kesehatan yang relatif lengkap, risiko kematian dan komplikasi kehamilan serta persalinan tetap harus kita cegah, terutama melalui deteksi dini, pelayanan antenatal, persalinan yang aman, pelayanan neonatal dan sistem rujukan yang cepat,” tegasnya.

Helix 2026, kata dia, melibatkan dua rumah sakit swasta, empat RSUD Jakarta Barat, serta delapan puskesmas.

"Dengan kegiatan tersebut, diharapkan lahir inovasi pelayanan, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk mempermudah akses kesehatan dan memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak," imbuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Luar Negeri
Nepal Butuh 4,77 Miliar Dol...
Advertisement
Benarkah Ada Sesar Aktif di Surabaya? Ini Penjelasan Pakar Geologi ITS

Benarkah Ada Sesar Aktif di Surabaya? Ini Penjelasan Pakar Geologi ITS

10 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.