Dukcapil Kepulauan Seribu Luncurkan Program Seribu Pulau Satu Data, Sasar Wilayah Terluar
📅 Jumat, 12 Jun 2026, 19:10 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sudin Dukcapil) Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu meluncurkan program bertajuk Seribu Pulau Satu Data guna memperluas jangkauan layanan administrasi kependudukan hingga ke pulau-pulau terpencil, terluar, serta kawasan wisata di wilayah Kepulauan Seribu.
Program yang dilaksanakan pada 11-12 Juni 2026 tersebut merupakan upaya jemput bola yang dilakukan pemerintah untuk memastikan seluruh warga memperoleh akses layanan administrasi kependudukan tanpa terkendala jarak maupun transportasi laut. Melalui kegiatan ini, petugas Dukcapil mendatangi langsung lokasi-lokasi yang selama ini sulit dijangkau dari pusat pemerintahan.
Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, mengatakan program tersebut tidak hanya bertujuan memberikan dokumen kependudukan kepada masyarakat, tetapi juga memastikan akurasi data penduduk yang terintegrasi hingga wilayah terluar Jakarta.
“Program 'Seribu Pulau Satu Data' bukan sekadar memberikan dokumen fisik, melainkan langkah nyata kami dalam mewujudkan akurasi basis data kependudukan yang valid dan terintegrasi dari ujung utara Jakarta. Kita ingin memastikan warga di pulau terpencil maupun para pelaku sektor wisata di pulau wisata semuanya tercatat dengan baik,” kata Denny Wahyu Haryanto.
Dalam pelaksanaannya, program tersebut mencakup sejumlah layanan administrasi kependudukan yang dibutuhkan masyarakat. Selain memberikan pelayanan langsung, petugas juga melakukan edukasi dan konsultasi terkait dokumen kependudukan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Beberapa layanan yang diberikan dalam program Seribu Pulau Satu Data meliputi:
- Konsultasi administrasi kependudukan.
- Pembaruan KTP elektronik.
- Penerbitan dan pembaruan Kartu Keluarga (KK).
- Pelayanan Akta Kelahiran.
- Pelayanan Akta Kematian.
- Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Selain pelayanan administrasi kependudukan, petugas juga melakukan pendataan di wilayah pulau terluar dan kawasan wisata. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan data penduduk de facto dan de jure tercatat dengan baik, termasuk penerbitan dokumen penduduk nonpermanen bagi pekerja yang berasal dari luar Kepulauan Seribu.
Program ini juga mendukung implementasi program nasional Satu Data Indonesia. Data hasil perekaman dan pemutakhiran yang diperoleh dari pulau-pulau tersebut akan langsung terhubung ke sistem basis data nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun wilayah yang menjadi sasaran kegiatan meliputi:
- Pulau Tengah dengan 55 warga.
- Pulau Pari.
- Pulau Cina/Niti dengan 58 warga.
- Pulau Putri dengan 22 warga.
- Sunny Island dengan 8 warga.
- Pulau Panggang.
- Pulau Desa Laguna dengan 11 warga.
Kepala Sudin Dukcapil Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Raditya Wirawan, mengatakan kegiatan tersebut didukung berbagai perangkat layanan portabel agar petugas tetap dapat melakukan perekaman biometrik di kawasan pesisir dan pulau terpencil.
“Dengan hadirnya program Seribu Pulau Satu Data, tingkat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya dokumen kependudukan akan semakin meningkat, sekaligus menjadi fondasi kuat bagi penyaluran berbagai program bantuan sosial dan pembangunan daerah yang tepat sasaran,” ujar Raditya Wirawan.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satu penerima manfaat, Kusnari, pekerja sektor wisata asal Cibinong, Bogor, yang bekerja di Pulau Putri, mengaku terbantu dengan kehadiran petugas Dukcapil yang datang langsung ke lokasi tempatnya bekerja.
“Kami di sini sedikit kaget setiba ada rombongan dari Dukcapil datang dan mendata kami, namun setelah diterangkan kami sekarang lebih paham dan malah terbantu, karena e-KTP rusak kami akan diganti tutupnya,” kata Kusnari.
Melalui program Seribu Pulau Satu Data, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap seluruh masyarakat di wilayah Kepulauan Seribu dapat memperoleh hak administrasi kependudukan secara merata sekaligus mendukung terwujudnya data kependudukan yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!