Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Agustina Pastikan Stabilitas Pangan Terjaga, Kenaikan Harga Sayur Diantisipasi Melalui Kempling Semarang

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 15:43 WIB | Oleh:
Wali Kota Agustina Pastikan Stabilitas Pangan Terjaga, Kenaikan Harga Sayur Diantisipasi Melalui Kempling Semarang Doc: koranjakarta/henri pelupessy
Ket. Wali Kota Agustina Instruksikan Dishanpan Lakukan Intervensi Lewat Gerakan Pangan Murah (GPM) Kempling Semar atau Ketahanan Pangan Keliling Semarang.

SEMARANG – Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti memastikan harga pangan pokok penting di Kota Semarang masih dalam kondisi relatif aman meski terjadi kenaikan pada sejumlah komoditas.

Agustina mengatakan berdasarkan hasil pemantauan Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Ketahanan Pangan bersama Tim Satgas Saber Harga dan Kualitas Pangan di Pasar Peterongan, Kota Semarang, Selasa (9/6) kemarin, menunjukkan sebagian besar harga bahan pokok masih terkendali.

“Harga semua komoditas penting yang dipantau pemerintah relatif aman. Memang ada kenaikan, tetapi masih dalam kondisi yang aman. Hanya bawang putih yang masih berada di atas HAP atau HET yang ditetapkan pemerintah,” kata Agustina.

Menindaklanjuti informasi mengenai kenaikan harga sayur di Pasar Peterongan, wali kota menginstruksikan Dishanpan untuk langsung melakukan intervensi melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) Kempling Semar atau Ketahanan Pangan Keliling Semarang.

Program tersebut menggunakan armada keliling yang menjual sembako dan sayur mayur dengan harga terjangkau.

Selain itu, Dishanpan juga melakukan pemantauan harga bersama Tim Satgas Saber Harga dan Kualitas Pangan yang melibatkan Polrestabes Semarang, Dinas Perdagangan Kota Semarang, serta Bulog Kanwil Semarang.

Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Peterongan, harga bawang merah tercatat mencapai Rp55.000 per kilogram atau sekitar 30 persen di atas Harga Acuan Pembelian (HAP) sebesar Rp41.500 per kilogram. Sementara komoditas lainnya masih berada dalam kondisi aman.

Adapun harga sejumlah komoditas yang dipantau di antaranya beras SPHP Rp60.000 per 5 kilogram, minyak goreng Rp23.000 per liter, telur ayam Rp27.000 per kilogram, gula pasir Rp18.500 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, ayam potong Rp27.000 per kilogram, tomat Rp12.000 per kilogram, wortel Rp15.000 per kilogram, cabai keriting Rp35.000 per kilogram, dan cabai rawit Rp55.000 per kilogram.

Wali kota menegaskan kenaikan harga bawang merah masih dapat dikendalikan melalui operasi pasar yang digelar secara rutin melalui program Kempling Semar.

“Berdasarkan pantauan di lapangan, harga pangan pokok masih dalam batas aman. Hanya bawang merah yang berada di atas HAP, tetapi masih bisa dikendalikan melalui operasi pasar,” ujarnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Endang Sarwiningsih menambahkan, program Gerakan Pangan Murah yang selama ini dijalankan Pemerintah Kota Semarang terbukti efektif menjaga stabilitas harga dan membantu pengendalian inflasi daerah.

“Hasil monitoring dan evaluasi dari Badan Pangan Nasional menunjukkan harga pangan di Kota Semarang relatif lebih stabil dalam mendukung pengendalian inflasi,” jelasnya.

Terkait kenaikan harga sayur mayur yang sempat dikeluhkan pedagang dan masyarakat, Dishanpan juga menggandeng sejumlah mitra untuk melakukan intervensi pasokan.

Mitra tersebut diantaranya, dari program PAK RAHMAN (Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman), kemudian dari Sayur Yuni, dan BUMD JTAB yang menyalurkan stok sayuran ke Pasar Peterongan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.