Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD: Kekeringan di Kota Tangerang Masih Terkendali

📅 Senin, 27 Jul 2026, 16:20 WIB | Oleh:
BPBD: Kekeringan di Kota Tangerang Masih Terkendali Doc: RRI/Saadatuddaraen

TANGERANG - Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengklaim bila bencana kekeringan dan air bersih masih terkendali di wilayah kota Tangerang. Walaupun berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memasuki musim kemarau yang berpotensi berlangsung lebih lama dibandingkan biasanya.

Mahdiar menyatakan kondisi kemarau ini belum memberikan dampak signifikan di Kota Tangerang. "Kalau secara umum memang di Tangerang bahkan se-Banten sudah masuk musim kemarau yang berkepanjangan," ujar dia, Minggu (26/7).

Di sejumlah daerah kabupaten/kota, sambung Mahdiar, sudah mulai ada beberapa kejadian, seperti kesulitan air bersih dan lahan pertanian terancam gagal panen (puso). "Tetapi memang di Kota Tangerang sampai saat ini alhamdulillah masih belum ada informasi dan permintaan dari masyarakat terkait bantuan air dan lain sebagainya,” kata dia.

Menurut dia, hingga kini belum ada laporan masyarakat yang membutuhkan distribusi air bersih akibat kekeringan. Hal tersebut menunjukkan pasokan air di Kota Tangerang masih mampu memenuhi kebutuhan warga.

”Sementara ini masih aman di Kota Tangerang. Belum ada yang kesulitan ait bersih akibat kekeringan,” ucap dia.

Meski demikian, Mahdiar mengingatkan seluruh pihak untuk tetap mewaspadai kemungkinan berkurangnya debit Sungai Cisadane sebagai salah satu sumber air baku apabila musim kemarau terus berlanjut. ”Kondisi sekarang Cisadane masih aman," ujar dia.

"Namun kita juga harus memperhatikan peringatan BMKG ke depannya. Kalau memang terjadi penurunan debit, pastinya secara logika akan cukup berpengaruh juga terhadap produksi PDAM, tapi mudah-mudahan itu tidak terjadi,” kata Mahdiar.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD mengimbau masyarakat mulai menerapkan penghematan penggunaan air di rumah tangga. Selain itu, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang umumnya meningkat saat musim kemarau.

Mahdiar menuturkan hingga saat ini BPBD belum menerima laporan kejadian kekeringan di Kota Tangerang. Namun, peningkatan kejadian kebakaran lahan dan semak belukar mulai menjadi perhatian serius.

”Kalau kekeringannya belum ada. Tapi kalau kebakarannya ada beberapa kejadian, kurang lebih sampai saat ini ada sekitar 12 sampai 13 kejadian yang terkait dengan semak belukar dan lain sebagainya,” ucap dia.

Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang, Doddy Effendi, memastikan pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat masih berjalan normal. Walaupun debit air Sungai Cisadane mulai mengalami penurunan akibat musim kemarau.

Menurut dia, Perumda Tirta Benteng telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif sesuai arahan Wali Kota Tangerang agar pasokan air tetap terjaga.”Alhamdulillah, pelayanan air bersih kepada masyarakat masih berjalan normal," kata dia.

"Meskipun terjadi penurunan debit air pada musim kemarau, kami telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif sesuai arahan Pak Wali Kota. Seperti pengerukan sedimentasi dan upaya preventif lainnya agar pasokan air tetap terjaga,” ujar dia.

Ia menegaskan keberlangsungan penyediaan air bersih tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan Perumda Tirta Benteng. Tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian Sungai Cisadane sebagai sumber air baku utama Kota Tangerang. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.