Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Fujimori dan Sanchez Bersaing Ketat

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Fujimori dan Sanchez Bersaing Ketat Doc: AFP
Ket. Roberto Sanchez

LIMA – Kepala otoritas pemilihan Peru pada Selasa (9/6) waktu setempat mengatakan kepada AFP bahwa hasil pemilihan presiden pada Minggu (8/6) mungkin tidak akan diketahui selama dua pekan, sehingga pupus harapan akan penyelesaian cepat atas persaingan yang sangat ketat ini.

Bernardo Pachas mengatakan pada Selasa bahwa mungkin dibutuhkan waktu antara dua pekan hingga akhir bulan ini untuk mengetahui apakah kandidat konservatif Keiko Fujimori atau kandidat sayap kiri Roberto Sanchez yang memenangkan pilpres Peru ini.

Dengan sekitar 18 juta suara yang telah dihitung, saat ini Sanchez unggul hanya dengan selisih 20.000 suara dan hasil pemilihan masih terlalu ketat untuk dipastikan mengingat sekitar empat persen dari tempat pemungutan suara belum melaporkan hasilnya, termasuk pusat-pusat di Lima, Amazon, dan luar negeri.

Banyak pemilih berharap pemilu ini akan mengakhiri kekacauan politik selama bertahun-tahun yang telah menyebabkan sejumlah presiden dipenjara, digulingkan, dan dimakzulkan. Siapapun yang terpilih, akan menjadi presiden kesembilan Peru dalam satu dekade.

Namun hasil yang ketat menunjukkan bahwa negara Andes ini tetap terpecah belah antara wilayah pesisir yang padat penduduk dan wilayah selatan yang lebih pedesaan dan dihuni oleh masyarakat adat.

Fujimori, 51 tahun, tercatat telah mencoba dan gagal mencapai kursi kepresidenan sebanyak tiga kali. Namun kini ia berharap dapat memanfaatkan gelombang dukungan untuk kandidat sayap kanan yang telah memenangkan pemilihan baru-baru ini di Bolivia, Cile, dan Ekuador dengan pesan yang tegas terhadap pemberantasan kejahatan.

Keiko adalah putri dari mendiang Presiden Alberto Fujimori, yang pernah dipenjara karena pelanggaran hak asasi manusia.

Sedangkan saingannya, Sanchez, 57 tahun, adalah seorang mantan psikolog yang melesat popularitasnya di akhir pemilihan untuk mencapai putaran kedua pilpres.

Dalam kampanyenya, Sanchez telah melunakkan seruannya sebelumnya untuk melakukan perubahan radikal dan mengatakan kepada AFP bahwa ia menginginkan hubungan yang saling menghormati dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Kedua kubu kampanye yakin mereka masih bisa menang dan, untuk saat ini, belum ada kandidat yang mengklaim adanya kecurangan.

"Kami akan menunggu hasil dengan sangat hati-hati," kata Fujimori pada Selasa, "Saya pikir masih terlalu dini untuk menyatakan pemenang, saya harus menunggu," imbuh dia.

Tenang dan Tertib

Para pengamat pemilu dari Uni Eropa mengatakan pemungutan suara berlangsung dengan tenang dan tertib. Ketua pengamat Uni Eropa, Annalisa Corrado, mendesak agar para kandidat untuk menunggu dengan sabar pengumuman resmi hasil pemilu.

"Hasil pemilihan presiden 7 Juni lalu menghasilkan hasil imbang secara statistik," ucap Corrado. Hasil putaran pertama pemilihan presiden membutuhkan waktu lebih dari 30 hari untuk diselesaikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
DJP: Kebijakan Pajak Lokapa...

Lima Abad, Lima Hari

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lima Abad, Lima Hari
Daerah
Penambang Ilegal Terus Meng...
Daerah
Tuntas Pengatasan Pohon Tum...
Megapolitan
Jakarta Mencari Dana Pembia...

Cermati Cara Bengkulu Menarik Para Penanam Modal

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Cermati Cara Bengkulu Menar...

Strategi Pembiayaan Pembangunan Harus Terus Diperkuat  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Strategi Pembiayaan Pembang...
Presiden dan Wapres Tiba di Lokasi Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Presiden dan Wapres Tiba di Lokasi Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

01 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.