Tiongkok Intensifkan Patroli di Scarborough Shoal
📅 Rabu, 01 Jul 2026, 02:50 WIB | Oleh: Berbagai SumberBEIJING – Pihak militer dan penjaga pantai Tiongkok pada Selasa (30/6) mengkonfirmasi adanya patroli di perairan sekitar Scarborough Shoal di Laut Tiongkok Selatan (LTS).
Mengutip pernyataan dari Komando Militer Wilayah Selatan Tiongkok, dilaporkan bahwa angkatan laut dan angkatan udara Tiongkok telah melakukan patroli kesiapan tempur di perairan dan wilayah udara di sekitar Scarborough Shoal.
Dalam pernyataan terpisah, Penjaga Pantai Tiongkok juga mengatakan bahwa mereka melakukan patroli penegakan hukum pada tanggal 30 Juni di perairan dan daerah sekitar gosong karang tersebut.
“Patroli ini dimaksudkan untuk menjaga klaim teritorial Beijing,” demikian pernyataan militer Tiongkok.
Militer dan Penjaga Pantai Tiongkok selama Juni ini menyatakan bahwa mereka telah meningkatkan patroli untuk memantau kapal-kapal yang terlibat dalam aktivitas ilegal yang melanggar hak asasi manusia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kedutaan Besar Filipina di Beijing belum memberikan tanggapan terkait patroli Tiongkok tersebut.
Patroli terbaru ini menyusul latihan gabungan antara Amerika Serikat (AS) dan Filipina di perairan dekat Scarborough Shoal akhir pekan lalu.
Washington DC mengatakan operasi ini menegaskan kembali komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama regional dan internasional guna mendukung kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagai tanggapan, militer Tiongkok pada Senin (29/6) mengumumkan bahwa mereka akan melakukan patroli di LTS selama akhir pekan dan menuduh Filipina melibatkan negara-negara di luar kawasan dalam patroli tersebut, sehingga merusak perdamaian dan stabilitas regional.
Beijing telah mengintensifkan klaim teritorialnya di Scarborough Shoal dalam beberapa waktu terakhir, termasuk mendirikan cagar alam nasional di sana. Filipina mengkritik langkah ini sebagai dalih yang nyata untuk pendudukan.
Awal bulan ini, Filipina mengatakan bahwa Tiongkok telah memasang anjungan minyak terapung di pintu masuk Scarborough Shoal pada akhir Mei sebelum kemudian anjungan terapung itu ditarik.
Scarborough Shoal terletak sekitar 230 kilometer dari Pulau Luzon di Filipina dan sekitar 1.000 kilometer dari lepas pantai tenggara Tiongkok. Baik Tiongkok maupun Filipina mengklaim kedaulatan atas Scarborough Shoal. Namun pada tahun 2012, Tiongkok merebut kendali atas gosong karang tersebut dari Filipina.
Pada tahun 2016, Pengadilan Arbitrase Permanen (PCA) di Belanda memutuskan menolak apa yang disebut garis sembilan titik (nine dash line) oleh Tiongkok, yang digunakan untuk mengklaim kedaulatan atas sebagian besar wilayah LTS. Menurut putusan tersebut, klaim Tiongkok atas sekitar 90 persen wilayah LTS itu tidak memiliki dasar hukum internasional.
Laporan Filipina
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!