Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Mencari Dana Pembiayaan Pembangunan Sekitar Rp3,5 Triliun  

📅 Rabu, 01 Jul 2026, 12:56 WIB | Oleh:
Jakarta Mencari Dana Pembiayaan Pembangunan Sekitar Rp3,5 Triliun    Doc: ist
Ket. biaya pembangunan

JAKARTA – Untuk membiayai pembangunan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta terus melakukan berbagai terobosan dalam pendanaan daerah melalui pembiayaan kreatif. Berbagai skema pembiayaan kreatif telah disiapkan, salah satunya yakni obligasi daerah.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung menjelaskan, Pemprov Jakarta telah menyiapkan rencana penerbitan obligasi daerah senilai Rp3,5 triliun. Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber utama pada acara Investor Daily Roundtable di Bursa Efek Indonesia, Selasa (30/6).

"Saya sekarang ini, tahun ini pertama kali menerbitkan dan mungkin baru pertama kali ada di Republik ini yang namanya obligasi daerah. Obligasi Jakarta kita terbitkan Rp3,5 triliun," ujar Pramono.

Dana tersebut akan diarahkan untuk proyek prioritas yang berdampak langsung, seperti transportasi, rumah sakit, sekolah, rumah susun, sumber daya air, pengendalian banjir, dan gedung pemerintahan.

"Untuk apa Rp3,5 triliun ini? Yang pertama untuk pendidikan. Yang kedua untuk salah satunya modal awal membangun Rumah Sakit Sumber Waras. Kemudian juga untuk pendidikan di Jakarta," jelas dia.

Ia memastikan dana hasil obligasi daerah ini akan digunakan sepenuhnya untuk kebutuhan mendasar masyarakat Jakarta dan bukan untuk kepentingan bisnis BUMD. Pramono pun meyakini, obligasi daerah yang diterbitkan akan disambut baik oleh para investor.

"Kalau hal-hal yang bersifat bisnis dan sebagainya, semuanya saya minta untuk diatur melalui APBD, supaya itu lebih walaupun sekarang ini relatif BUMD Jakarta banyak yang sudah mulai sehat," lanjutnya.

Ia pun kemudian mencontohkan manajemen PAM Jaya yang sudah semakin sehat dengan adanya peningkatan tata kelola yang profesional.

"Pokoknya kalau di Jakarta saya sudah sampaikan, BUMD-nya beberapa BUMD enggak boleh sama sekali disentuh oleh siapa pun dan itu harus profesional, termasuk rekrutmen," tandas Pramono.

BERITA TERKAIT

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Jarak Pandang Terbatas, Ban...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.