Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Padat Karya Pemkot Bandung Serap 8.600 Tenaga Kerja, Jaga Stabilitas Ekonomi Warga

📅 Rabu, 10 Jun 2026, 18:58 WIB | Oleh:
Program Padat Karya Pemkot Bandung Serap 8.600 Tenaga Kerja, Jaga Stabilitas Ekonomi Warga Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Sejumlah masyarakat saat mengikuti program padat karya di Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (10/6).

KOTA BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggulirkan program padat karya sebagai upaya untuk mengurangi tingkat pengangguran di kota itu dengan menyerap 8.600 tenaga kerja.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan program ini bukan sekadar penyediaan pekerjaan sementara, melainkan bagian dari upaya nyata pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi warga.

“Program ini memang tidak memberikan pekerjaan permanen, tapi sangat penting untuk memberikan penghasilan sementara bagi warga yang belum bekerja. Ini bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat,” kata Farhan dalam keterangan yang diterima di Bandung, Rabu (10/6).

Farhan mengungkapkan tingkat pengangguran terbuka di Kota Bandung saat ini masih berada di kisaran 7,2 persen.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bandung terus mengembangkan berbagai strategi untuk membuka akses pekerjaan, baik melalui program padat karya maupun layanan informasi lowongan kerja secara daring dan luring.

“Pemerintah tidak hanya menyediakan pekerjaan, tetapi juga menyediakan akses dan informasi pekerjaan. Kami ingin menjadi penghubung antara pencari kerja dan dunia usaha, sehingga peluang kerja semakin terbuka,” katanya.

Menurut dia, program padat karya tematik yang dijalankan tahun ini difokuskan pada kegiatan kebersihan lingkungan pemukiman.

“Selain membantu warga memperoleh penghasilan, program tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat,” katanya.

Ia berharap program ini dapat menjadi penggerak roda ekonomi dan solusi sementara yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Memberikan penghidupan yang layak adalah kewajiban kita bersama. Bukan hanya untuk pria kepala keluarga, tapi untuk siapa pun yang sedang berjuang demi penghasilan bagi keluarganya,” kata dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.