Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pameran Temporer Museum Tulungagung Sebagai Ruang Edukasi dan Rekreasi Masyarakat

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pameran Temporer Museum Tulungagung Sebagai Ruang Edukasi dan Rekreasi Masyarakat Doc: Antara
Ket. Pelajar mengamati sejumlah koleksi Museum Daerah Tulungagung dalam pameran temporer museum daerah di Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (22/9/2026).

Tulungagung - Pameran Temporer Museum Daerah Kabupaten Tulungagung 2026 di Museum Gayatri, Tulungagung, Jawa Timur, ramai dikunjungi pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, sebagai sarana mengenal sejarah dan budaya daerah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung Ardian Chandra di Tulungagung, Selasa, mengatakan pameran tersebut digelar untuk memperluas fungsi museum sebagai ruang edukasi sekaligus rekreasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

"Tujuannya mengenalkan kepada masyarakat sarana edukasi dan rekreasi. Harapannya karakter bangsa tetap terjaga dan budaya juga tetap terjaga sehingga tidak punah," katanya saat pembukaan pameran.

Pameran yang dijadwalkan berlangsung tiga hari, mulai Selasa (22/9) hingga Kamis (24/9), ramai dikunjungi lintas-kalangan pelajar, mulai dari SD, SMP/MTs hingga SMA/SMK, mahasiswa maupun masyarakat umum.

Sebanyak museum dan lembaga kebudayaan terlibat, di antaranya Situs Pulotonfo (Tulungagung), Museum Surabaya, Museum Pendidikan Surabaya, Museum Anjuk Ladang, Kedathon Wayang Sukoharjo, Museum FIB Unair serta Museum Daerah Tulungagung.

Pameran bertema "Ekspresi Seni dan Budaya: Jejak Sejarah, Identitas, dan Mahakarya" tersebut, menghadirkan koleksi Museum Daerah Tulungagung bersama sejumlah museum dan lembaga kebudayaan dari berbagai daerah.

Menurut Ardian, keberadaan museum tidak hanya sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga media pembelajaran yang dapat membantu generasi muda memahami perjalanan sejarah dan perkembangan budaya masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Tulungagung juga terus mendorong pengembangan Museum Gayatri sebagai destinasi wisata edukasi, termasuk melalui rencana penataan ulang tampilan koleksi agar lebih menarik dan mudah dipahami pengunjung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.