Butuh Investasi Besar, Pemerintah Harus Gandeng Investor Swasta Bangun PLTS 100 GW
📅 Rabu, 10 Jun 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiTransisi Energi
Direktur Eksekutif Yayasan Kesejahteraan Berkelanjutan Indonesia (Sustain) Tata Mustasya menyatakan ambisi tersebut harus didukung karena dinilai bisa menjadi tulang punggung transisi energi nasional.
“Ini bisa menjadi tulang punggung transisi energi di Indonesia, sekaligus memperkuat ketahanan energi dan menyediakan energi yang affordable untuk masyarakat,” kata Tata.
Tata pun menekankan ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar target tersebut tercapai. Pertama, pemerintah perlu menyiapkan insentif dan kebijakan yang tepat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kebijakan itu diantaranya memudahkan penggunaan solar rooftop oleh industri, rumah tangga, dan bisnis, serta membuka skema power wheeling agar industri bisa membeli listrik langsung dari pembangkit.
“Ini penting karena pemerintah memiliki keterbatasan fiskal untuk membiayai 100 GW energi surya,” jelasnya.
Kedua yang disoroti adalah pentingnya membangun industri panel surya dan baterai (Battery Energy Storage System/BESS) di dalam negeri. Menurutnya, langkah itu penting agar Indonesia bisa memperoleh nilai tambah ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di sepanjang rantai pasok proyek 100 GW.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk jangka pendek, Tata menilai target yang realistis adalah mencapai market tipping point di level 10 GW dalam tiga tahun ke depan.
“Untuk tiga tahun ke depan yang bisa dilakukan sebenarnya mencapai
market tipping point di sekitar 10 GW, menuju 100 GW dalam jangka menengah/panjang,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!