Bulog Siap Gaspol Salurkan Bantuan Pangan 3 Bulan, Subsidi Kedelai Juga Jalan
📅 Selasa, 09 Jun 2026, 18:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiJAKARTA – Perum Bulog menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan penugasan tambahan pemerintah dalam program Bantuan Pangan selama tiga bulan yang akan dimulai pada Juli 2026. Kesiapan tersebut disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Perkembangan Harga Komoditas Pangan yang diselenggarakan di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Selasa (9/6).
Rakortas dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan dihadiri oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata, Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani beserta jajaran Direksi Perum Bulog serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait lainnya.
Dalam rapat tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan sejumlah langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan nasional. Terdapat beberapa fokus utama yang menjadi perhatian dan penugasan bagi Perum Bulog.
"Pemerintah menugaskan Bulog untuk melanjutkan program Bantuan Pangan selama tiga bulan kepada 33,2 juta keluarga yang akan dimulai pada bulan Juli 2026. Program ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu stabilisasi harga pangan, khususnya pada periode masa tanam dan musim paceklik yang berpotensi memengaruhi pasokan pangan", ujar Zulkifli Hasan.
Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa Bulog siap menjalankan penugasan tersebut dengan dukungan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang memadai, infrastruktur pergudangan yang tersebar di seluruh Indonesia, serta jaringan distribusi yang telah teruji dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Bulog siap melaksanakan penugasan tambahan Bantuan Pangan yang diberikan pemerintah. Dengan stok beras yang kuat dan dukungan jaringan distribusi nasional, kami optimistis program ini dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ahmad Rizal.
Menurutnya, penyaluran Bantuan Pangan merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, memperkuat daya beli masyarakat, serta membantu menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen.
Selain program Bantuan Pangan, dalam Rakortas juga dibahas rencana pemberian subsidi kedelai sebesar Rp2.000 per kilogram dengan alokasi awal sebanyak 250 ribu ton yang pelaksanaannya akan ditugaskan kepada Perum Bulog guna menjaga keterjangkauan harga kedelai bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perum Bulog akan terus memperkuat koordinasi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan seluruh penugasan pemerintah di bidang pangan dapat terlaksana secara efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!