Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terralogiq Luncurkan Geocoding Generasi Terbaru Tingkatkan Presisi Pemetaan hingga ke Pintu Masuk

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 14:12 WIB | Oleh:
Terralogiq Luncurkan Geocoding Generasi Terbaru Tingkatkan Presisi Pemetaan hingga ke Pintu Masuk Doc: antara foto
Ket. Chief Technology Officer Terralogiq Farry Argoebie.

JAKARTA - Penyedia solusi teknologi Terralogiq meluncurkan solusi geocoding generasi terbaru berbasis Google Maps Platform di Indonesia, yang diklaim mampu meningkatkan presisi pemetaan hingga ke pintu masuk bangunan dan titik akses spesifik.

“Geocoding dengan detail ‘last-meter’ melalui fitur Building Entrances dan Outlines membuka peluang baru bagi perusahaan untuk melihat lokasi lebih dari sekadar titik di peta. Kita tidak lagi bicara soal ‘di mana’ alamatnya, tapi ‘di mana’ akses masuknya,” kata Chief Technology Officer Terralogiq Farry Argoebie dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (26/2).

Perusahaan tersebut menyatakan teknologi baru itu memanfaatkan fitur Building Outlines (garis luar bangunan) dan Entrances (pintu masuk), yang memungkinkan identifikasi lokasi lebih rinci dibandingkan sistem geocoding konvensional.

Pada metode tradisional, penanda lokasi umumnya ditempatkan di tengah bangunan atau pada ruas jalan utama terdekat.

Menurut dia, peningkatan akurasi hingga tingkat “last-meter” dirancang untuk menjawab tantangan operasional di Indonesia, termasuk kompleksitas tata kota dan kebutuhan respons cepat di wilayah rawan bencana.

Dengan visualisasi tapak bangunan yang lebih detail, pengguna dapat melihat posisi struktur secara presisi terhadap lingkungan sekitar.

Kemampuan tersebut, lanjut dia, dapat dimanfaatkan di berbagai sektor. Dalam logistik dan pengiriman, kurir dapat diarahkan langsung ke pintu masuk spesifik suatu gedung atau kompleks.

Hal tersebut berpotensi meningkatkan efisiensi waktu tempuh dan konsumsi bahan bakar jika terintegrasi dengan layanan perencanaan rute.

Di sektor keamanan, data pintu masuk memungkinkan pemetaan titik kontrol akses secara lebih akurat.

Sementara dalam perencanaan kota dan tanggap darurat, informasi mengenai dimensi serta akses bangunan dinilai dapat mendukung perancangan jalur evakuasi dan respons bencana yang lebih terarah.

Dia juga menyebut integrasi dengan fitur lain dalam ekosistem Google Maps, termasuk Street View dan Places API, untuk memberikan konteks visual dan informasi tambahan terkait lokasi.

Integrasi tersebut, kata dia, dapat membantu pelaku usaha ritel dan sektor lainnya dalam merencanakan pusat distribusi atau fasilitas baru dengan mempertimbangkan aksesibilitas dan kondisi lingkungan sekitar.

Perusahaan akan terus mendorong adopsi teknologi pemetaan tingkat lanjut di Indonesia guna meningkatkan efisiensi operasional sektor swasta maupun layanan publik, seiring meningkatnya kebutuhan akan sistem navigasi dan manajemen lokasi yang lebih presisi, kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Dubes AS untuk Yunani Mundur kaena Pelanggaran Etika

14 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Dubes AS untuk Yunani Mundu...

Mentan Jepang Mengundurkan Diri

19 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Mentan Jepang Mengundurkan ...
Luar Negeri
Kapal Induk Tiongkok akan G...
Nasional
BMKG Sebut Penyebab Panas T...
Megapolitan
Ternyata Perut Bumi Jakarta...
Megapolitan
Pemkot dan Pemkab Bogor Kol...
Megapolitan
Warga Jakarta Berpeluang Be...
Olahraga
Arab Saudi Tunda Turnamen T...
Advertisement
BMKG Prediksi Terjadinya Peningkatan Hari Panas

BMKG Prediksi Terjadinya Peningkatan Hari Panas

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.