Biaya Servis Kendaraan Stabil di Tengah Lonjakan Dollar AS
📅 Senin, 08 Jun 2026, 19:35 WIB | Oleh: OpikSelain Ardhy Setyo, Randi yang juga sedang melakukan perawatan rutin seperti penggantian pelumas dan pengecekan komponen lainnya, tidak merasa keberatan dengan meningkatnya harga pelumas yang diakui memiliki peningkatan dari sebelumnya.
“Dengan kondisi seperti ini, kita juga harus sama-sama mengerti. Perawatan kendaraan juga kan tetap harus dijalankan. Kalau tidak, pengeluaran biaya perbaikan malah justru lebih tinggi kalau tidak rutin,” tegas dia.
Meski harga suku cadang dan bahan pendukung meningkat, pelaku bengkel mengingatkan pentingnya tetap melakukan servis rutin. Perawatan berkala dinilai jauh lebih hemat dibandingkan menunda perbaikan hingga kerusakan menjadi lebih parah.
Di tengah tekanan nilai tukar, industri bengkel melihat peluang baru, di mana konsumen menjadi lebih selektif dalam berbelanja komponen, tetapi tidak meninggalkan perawatan kendaraan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagi pelaku usaha, kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan menjaga kendaraan tetap prima masih menjadi prioritas, meski biaya operasional terus menghadapi tekanan akibat menguatnya dollar AS. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!