Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamendag Dorong UMKM Tingkatkan Kapasitas dan Inovasi di Era Digital

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 17:50 WIB | Oleh:
Wamendag Dorong UMKM Tingkatkan Kapasitas dan Inovasi di Era Digital Doc: Dokumentasi Kementerian Perdagangan
Ket. Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti

BADUNG - Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri, mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkatkan kapasitas dan inovasi di era digital. Upaya tersebut dinilai penting agar UMKM mampu bersaing di pasar domestik maupun global.

Menurut dia, pelaku usaha tidak cukup hanya menghasilkan produk yang baik. UMKM juga perlu memahami kebutuhan pasar dan memanfaatkan teknologi untuk mendukung pengembangan usaha.

“Pelaku usaha Indonesia, termasuk UMKM, tidak cukup hanya mampu menghasilkan produk yang baik. UMKM juga perlu memahami pasar, menjaga kualitas, memenuhi standar, membangun merek,” ujar Roro, Sabtu (6/6).

Roro mengatakan, sektor perdagangan saat ini mengalami perubahan yang sangat cepat. Kondisi tersebut dipengaruhi perkembangan digitalisasi, kecerdasan buatan, ekonomi hijau, dan perubahan preferensi konsumen.

Menurut dia, pemerintah terus mendorong dan memfasilitasi UMKM agar dapat naik kelas. Kolaborasi antara pemerintah, asosiasi usaha, dan pelaku UMKM dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas serta ekspor nasional.

“Sebagian UMKM masih memandang ekspor sebagai proses yang rumit dan hanya bisa dilakukan perusahaan besar. Namun sebenarnya, dengan pendampingan yang tepat, teknologi yang sesuai, serta akses pasar yang terarah, UMKM dapat memulai perjalanan ekspor bertahap,” kata Roro.

Roro menjelaskan Kementerian Perdagangan memiliki tiga program utama dalam menjawab tantangan perdagangan. Program tersebut meliputi pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor, dan gerakan Dari Lokal untuk Global.

Melalui program tersebut, Kemendag berupaya memperkuat pasar domestik sekaligus memperluas akses produk Indonesia ke pasar internasional. Pemerintah juga ingin semakin banyak UMKM menjadi pelaku ekspor.

“Meskipun tantangan yang dihadapi sektor perdagangan saat ini sangat dinamis, Indonesia tetap menunjukkan ketahanan perdagangan yang positif. Namun, pekerjaan kita ke depan bukan hanya menjaga surplus perdagangan, tetapi juga memperluas basis pelaku ekspor,” ucap Roro.

Sementara itu, Chief Representatives US-ASEAN Business Council (USABC) Indonesia, Nugraheni Utami, mengatakan UMKM selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Karena itu, penguatan daya saing UMKM perlu terus dilakukan.

Menurut dia, fokus saat ini bukan menambah jumlah UMKM. Yang lebih penting adalah memperkuat kualitas dan daya saing pelaku usaha agar mampu berkembang.

“Kita melihat UMKM selalu disebut sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia. Namun, kini bukan lagi tentang jumlah UMKM yang diperbanyak, tapi bagaimana kita bisa membuat UMKM menjadi lebih kuat, lebih berdaya saing tinggi, dan tentunya naik kelas,” ujar Nugraheni.

Pelaku UMKM asal Bali, Sintawati, mengaku kegiatan pemberdayaan memberikan manfaat bagi pengembangan usahanya. Ia memperoleh wawasan dan pendampingan terkait peluang ekspor bagi usaha perorangan.

Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperluas jaringan usaha. Hal itu diharapkan dapat membuka peluang pasar baru di luar negeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Satu Orang Tewas, Lima Luka...
Megapolitan
Polisi Berhasil Gagalkan Re...

PT KAI Operasikan 39 Trainset Baru

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
PT KAI Operasikan 39 Trains...
Ekonomi
OJK Catat Puluhan Ribu Lapo...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.