Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK Catat Puluhan Ribu Laporan Konsumen Sepanjang 2026

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 18:22 WIB | Oleh:
OJK Catat Puluhan Ribu Laporan Konsumen Sepanjang 2026 Doc: ojk.go.id

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerima 248.389 laporan konsumen melalui Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK) sepanjang tahun 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 35.906 merupakan pengaduan konsumen terkait sektor jasa keuangan.

"Sebanyak 11.944 pengaduan berasal dari industri perbankan dan 15.474 dari industri fintech. Sementara 7.248 lainnya dari perusahaan pembiayaan," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Mei OJK secara daring pada Jumat (5/6) lalu.

Selain itu, OJK mencatat 719 pengaduan berasal dari industri asuransi. Sementara 521 pengaduan lainnya terkait sektor pasar modal dan Industri Keuangan Non Bank (IKNB).

Berdasarkan data OJK, sebanyak 83,75 persen pengaduan telah diselesaikan melalui mekanisme penyelesaian sengketa internal pelaku usaha jasa keuangan. Adapun 16,25 persen sisanya masih dalam proses penanganan.

Di sisi lain, OJK juga menerima 17.105 pengaduan terkait entitas keuangan ilegal sepanjang 1 Januari hingga 20 Mei 2026. Mayoritas laporan tersebut berkaitan dengan pinjaman online ilegal.

Dari total pengaduan entitas ilegal, sebanyak 14.380 laporan terkait pinjol ilegal. Kemudian 2.601 pengaduan mengenai investasi ilegal dan 124 pengaduan terkait gadai ilegal.

Sejak 2017 hingga 31 Mei 2026, OJK telah menghentikan atau memblokir 14.966 entitas keuangan ilegal. Jumlah tersebut terdiri atas 12.824 pinjol ilegal, 1.890 investasi ilegal, 251 gadai ilegal, dan satu aktivitas keuangan ilegal lainnya. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Penurunan Harga Pupuk Membantu Petani Sumedang

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Penurunan Harga Pupuk Memba...

Tinggalkan City, Rodri Perkuat Skuat Barcelona

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tinggalkan City, Rodri Perk...

Tim SAR Lakukan Penyisiran Lokasi Terdampak Gempa

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Tim SAR Lakukan Penyisiran ...

Tenun Goyor Hadapi Tantangan Regenerasi Penenun

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Tenun Goyor Hadapi Tantanga...
Olahraga
Manchester United Bidik Joa...
Megapolitan
Harga Daging Sapi Melonjak!...

BUMDes Jadi Motor Ekonomi Desa

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
BUMDes Jadi Motor Ekonomi Desa

Penyaluran Bantuan Air Bersih di Semarang

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Penyaluran Bantuan Air Bers...
Ekonomi
Bencana Iklim dan Krisis En...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.