Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polres Cianjur Fokus Razia Knalpot Bising Selama Operasi Patuh Lodaya 2026

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 20:40 WIB | Oleh:
Polres Cianjur Fokus Razia Knalpot Bising Selama Operasi Patuh Lodaya 2026 Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Kapolres Cianjur, Jawa Barat AKBP Alexander Yurikho Hadi.

CIANJUR - Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, memfokuskan sasaran penindakan pada penggunaan knalpot bising atau tidak standar pabrik sepanjang gelaran Operasi Patuh Lodaya 2026. 

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi di Cianjur, Minggu, mengatakan fokus utama penertiban knalpot bising dalam operasi patuh kali ini karena masih banyak pengendara yang melakukan pelanggaran sehingga banyak dikeluhkan masyarakat.

Penggunaan knalpot bukan standar pabrik itu, dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat dan berpotensi mengganggu ketertiban umum, terbukti selama dua bulan terakhir sekitar 2.000 unit kendaraan diamankan karena melanggar.

"Setelah pemilik mengganti dengan knalpot original bawaan pabrik di hadapan petugas, sepeda motor kembali diserahkan pada pemiliknya, selama belum diganti kendaraan diamankan di Polres Cianjur," katanya.

Hingga saat ini masih tingginya pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot bising, membuat pihaknya menggencarkan razia di sejumlah titik secara acak dengan target nol knalpot bising di seluruh wilayah Cianjur.

Untuk menjaring lebih banyak knalpot bising, pihaknya bersama jajaran Polsek dan aparat gabungan melakukan razia secara acak bersamaan pada saat pagi dan petang hampir setiap hari.

Pihaknya menegaskan selama masih banyak pengendara menggunakan knalpot bising kegiatan razia secara acak akan terus digelar bersama petugas gabungan, sehingga di Cianjur tidak ada lagi sepeda motor dengan knalpot bising dikeluhkan masyarakat.

"Kami akan terus menggelar razia di sejumlah titik guna menjaring pengendara dengan knalpot bising, termasuk menggencarkan patroli ke titik rawan penyakit masyarakat mulai dari utara hingga selatan Cianjur," katanya.

Dia menambahkan, terkait Operasi Patuh Lodaya akan berlangsung selama dua pekan mulai 8 Juni hingga 21 Juni 2026, dimana masyarakat diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara dan mematuhi aturan lalulintas serta mendengarkan anjuran petugas.

"Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap pengguna jalan lainnya, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan nyaman bagi semua," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Gubernur DKI Resmikan Gedun...
Olahraga
Polri Perkuat Pembinaan Gen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.