Komikus Asal Bantul Apriyadi Kusbiantoro dari Hobi Masa Kecil, Taklukkan Industri Komik Internasional
📅 Minggu, 07 Jun 2026, 18:28 WIB | Oleh: OpikDari penggemar Storm berhasil jadi ilustrator resminya
Komik Eropa menempati posisi istimewa dalam perjalanan karier Apri. Salah satu karya favoritnya adalah Storm. Sebagai penggemar setia, ia kerap mengunggah fan art karakter tersebut di galeri daring pribadinya. Tak disangka, unggahan itu menarik perhatian seorang kolektor komik asal Belanda. Melalui surel, pria tersebut menghubungi Apri dan memuji gaya gambarnya yang sangat mirip dengan Don Lawrence, ilustrator legendaris di balik kesuksesan Storm.
Komunikasi yang awalnya hanya sebatas obrolan antarpenggemar kemudian berkembang menjadi peluang profesional. Melalui perantara penggemar tersebut, Apri dipertemukan dengan seorang penulis komik Belanda yang mengajaknya berkolaborasi. Hasil kerja sama itu melahirkan komik De Verloren Verhalen van Lemuria yang diterbitkan Dark Dragon Books pada 2014.
Menariknya, selama proses pengerjaan yang berlangsung hampir dua tahun, Apri tidak terlalu memusingkan soal honorarium. Baginya, proyek ini lebih merupakan tantangan pribadi dan bukti kemampuan di pasar Eropa. Setelah komik terbit, ia diundang ke Belanda untuk tur promosi dan bertemu langsung dengan para pembaca.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Aku yang masih anak bawang tiba-tiba seperti jadi superstar di sana, antrean tanda tangan panjang sekali," kenangnya.
Pengalaman itu menjadi titik penting dalam kariernya. Sejak saat itu, kepercayaan dirinya tumbuh dan peluang kerja dari berbagai penerbit Eropa semakin terbuka. Puncaknya datang ketika impian masa kecilnya benar-benar terwujud.
"Pernah ada masa ketika saya berani bermimpi menjadi ilustrator Storm. Dan ternyata mimpi itu tercapai ketika penulis asli Storm meminta saya menjadi ilustratornya," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Warga Bantul yang menembus pasar komik dunia
Hingga kini, Apri telah terlibat dalam puluhan proyek komik internasional. Misalnya di Amerika Serikat, ia mengerjakan berbagai judul seperti George Carlin, Three Stooges, Soft J.N. Williamson's Illustrated Masques, dan Radio Gaga. Sementara di Belanda, ia terlibat dalam sejumlah serial penting, antara lain De Verloren Verhalen van Lemuria, De Levende Mantel, serta serial legendaris Storm.
Pada 2024, ia juga menjadi ilustrator komik De Rover van Pasar Setan dalam serial Elang Jawa yang diterbitkan majalah komik Belanda Eppo Stripblad. Bagi Apri, proyek Elang Jawa memiliki makna yang sangat istimewa karena membawa cerita Indonesia ke pasar Eropa.
"Elang Jawa ini proyek kebanggaan saya karena merupakan komik Indonesia," ujarnya.
Dalam waktu dekat, ia kembali bertolak ke Eropa untuk meluncurkan komik Elang Jawa sekaligus edisi terbaru serial Storm dalam bahasa Belanda dan Jerman.
"Jadi di Eropa saya meluncurkan komik Indonesia pertama saya yang diterima pembaca Eropa, yaitu Elang Jawa," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!