AstraZeneca Indonesia dan RS Kanker Dharmais Berkolaborasi Perkuat Diagnostik Presisi Kanker Melalui Next-Generation Sequencing
📅 Jumat, 05 Jun 2026, 10:20 WIB | Oleh: SriyonoDari perspektif klinis, pemahaman terhadap biomarker membantu memperjelas bahwa kanker bukan penyakit yang seragam. Pada kanker paru maupun kanker payudara, pasien dengan diagnosis yang sama dapat memiliki karakteristik molekuler yang berbeda, sehingga informasi diagnostik yang lebih komprehensif menjadi penting untuk mendukung strategi penanganan yang lebih tepat dan personal.
“Pada kanker paru, terutama ketika penyakit terdiagnosis pada stadium lanjut, waktu dan informasi biomarker menjadi sangat penting dalam menentukan arah penanganan pasien. Pemeriksaan molekuler yang komprehensif seperti NGS membantu dokter memahami karakteristik biologis penyakit secara lebih spesifik, sehingga keputusan terapi dapat didukung oleh informasi yang lebih kuat, presisi, dan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien,” ungkap Dr. dr. Arif Riswahyudi Hanafi, Sp.P (K) Onk.
Di sisi lain, pemanfaatan NGS juga dapat membantu penanganan pasien dengan kanker payudara. “Kanker payudara bukanlah satu jenis penyakit yang seragam. Pasien dengan diagnosis yang sama dapat memiliki karakteristik biologis, perjalanan penyakit, dan respons terapi yang berbeda. Pada kanker payudara HR+/HER2−, misalnya, pemahaman terhadap biomarker menjadi semakin penting karena dapat memberikan gambaran lebih mendalam mengenai karakteristik molekuler tumor. Melalui pemeriksaan molekuler yang lebih komprehensif seperti NGS, dokter dapat mengidentifikasi berbagai perubahan pada gen yang berkaitan dengan kanker secara simultan, sehingga keputusan klinis dapat dibuat lebih terinformasi, tepat, dan sesuai dengan karakteristik masing-masing pasien,” ujar dr. Abdul Muhaimin Husein, M.Sc, Sp.B (K) Onk.
Dari sisi teknis laboratorium, keberhasilan pemeriksaan NGS sangat bergantung pada kesiapan alur pemeriksaan sejak tahap awal. Kualitas dan kecukupan sampel, validasi metode, kontrol mutu, hingga interpretasi hasil menjadi bagian penting agar informasi molekuler yang dihasilkan dapat digunakan secara optimal dalam praktik klinis.
Sebaiknya Anda baca juga:
dr. Grace Shalmont, Sp.PA, MPH, mengatakan bahwa, “Dalam rangkaian pemeriksaan biomarker dan NGS, patologi anatomi merupakan langkah awal yang sangat penting untuk menegakkan diagnosis, mengidentifikasi karakteristik jaringan tumor, serta memastikan kualitas dan kecukupan sampel sebelum pemeriksaan molekuler dilakukan. Kecanggihan teknologi NGS akan memberikan hasil yang optimal apabila spesimen yang digunakan memadai dan representatif.”
Hal tersebut juga dijelaskan oleh dr. Christine Sugiarto, Sp.PK (K), Subsp. Onk. NGS memiliki tingkat akurasi yang bergantung pada kualitas sampel yang dihasilkan dari laboratorium berkualitas tinggi.
“Akurasi hasil NGS sangat bergantung pada kualitas sampel sejak awal dan alur kerja laboratorium yang terstandarisasi, mulai dari penerimaan sampel, ekstraksi materi genetik, proses sequencing, analisis bioinformatika, validasi hasil, hingga penyusunan laporan. Quality control di setiap tahap menjadi kunci agar hasil yang diberikan kepada klinisi dapat dipercaya, mudah diinterpretasikan, dan relevan untuk mendukung keputusan terapi yang presisi,” jelas dr. Christine Sugiarto.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain mendukung proses diagnostik, penerapan NGS juga menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem layanan kanker berbasis bukti. Dengan hasil pemeriksaan yang lebih komprehensif, pasien dapat lebih cepat diarahkan pada pendekatan terapi yang sesuai dengan profil genetiknya, dengan potensi mendukung peningkatan luaran klinis, kualitas hidup, serta harapan hidup pasien kanker.
Melalui rangkaian penguatan tersebut, kolaborasi ini diharapkan dapat membantu membangun ekosistem precision oncology yang lebih terintegrasi, dan memperkuat kualitas layanan kesehatan, mendorong pemanfaatan inovasi medis, serta memperluas akses terhadap layanan diagnostik kanker yang lebih mutakhir dan terintegrasi sejalan dengan agenda Transformasi Kesehatan Nasional di Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!