Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AstraZeneca Indonesia dan RS Kanker Dharmais Berkolaborasi Perkuat Diagnostik Presisi Kanker Melalui Next-Generation Sequencing

📅 Jumat, 05 Jun 2026, 10:20 WIB | Oleh:
AstraZeneca Indonesia dan RS Kanker Dharmais Berkolaborasi Perkuat Diagnostik Presisi Kanker Melalui Next-Generation Sequencing Doc: istimewa
Ket. AstraZeneca Indonesia dan Rumah Sakit Kanker Dharmais menjalin kolaborasi strategis untuk memperkuat layanan diagnostik presisi kanker di Indonesia di Jakarta, kemarin.

JAKARTA – AstraZeneca Indonesia dan Rumah Sakit Kanker Dharmais menjalin kolaborasi strategis untuk memperkuat layanan diagnostik presisi kanker di Indonesia. Kolaborasi ini berfokus pada implementasi teknologi Next-Generation Sequencing (NGS) dalam mendukung penanganan kanker payudara, kanker paru, dan Leukemia Limfositik Kronis atau Chronic Lymphocytic Leukemia (CLL).

Kanker masih menjadi salah satu tantangan kesehatan utama di Indonesia. Terdapat lebih dari 408 ribu kasus baru kanker setiap tahunnya, dengan kanker payudara dan kanker paru sebagai dua jenis kanker yang paling banyak ditemukan. 

Tingginya beban penyakit ini menunjukkan bahwa tantangan penanganan kanker tidak hanya terletak pada jumlah kasus, tetapi juga pada kompleksitas biologis penyakit yang dapat berbeda pada setiap pasien. 

Pada kanker payudara, variasi profil molekuler sering kali belum sepenuhnya teridentifikasi secara cepat dan tepat. Sementara itu, pada kanker paru, tantangan penanganan menjadi semakin kompleks karena diagnosis sering kali dilakukan pada stadium lanjut, disertai keterbatasan informasi molekuler yang dibutuhkan untuk mendukung keputusan terapi yang optimal. 

Dalam konteks tersebut, precision diagnostic menjadi semakin penting untuk memahami profil molekuler kanker secara lebih mendalam, sehingga pasien dapat diarahkan pada pilihan terapi yang lebih tepat sasaran, personal, dan berbasis bukti. 

“Sebagai perusahaan biofarmasi berbasis sains, AstraZeneca memiliki komitmen kuat di bidang Onkologi untuk mendukung ambisi mengeliminasi kanker sebagai penyebab utama kematian. Komitmen ini tidak hanya diwujudkan melalui terapi inovatif, tetapi juga melalui penguatan ekosistem diagnostik yang dapat membantu pasien memperoleh terapi yang tepat sesuai karakteristik penyakitnya. Melalui kolaborasi dengan Rumah Sakit Kanker Dharmais dan pemanfaatan teknologi NGS sebagai precision diagnostic tool, kami berharap dapat mendukung pengambilan keputusan klinis yang lebih tepat, personal, dan berbasis bukti, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kanker di Indonesia,” ujar Esra Erkomay, Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia.

Kolaborasi AstraZeneca dan Rumah Sakit Kanker Dharmais berangkat dari kebutuhan untuk memperkuat alur diagnostik kanker agar dokter dapat memperoleh informasi biomarker yang lebih jelas sejak awal. Melalui implementasi NGS sebagai bagian dari layanan diagnostik presisi terpadu, kolaborasi ini diharapkan dapat membantu pasien mendapatkan precision medicine, dan terapi inovatif yang sesuai dengan profil penyakitnya.

Inisiatif ini mencakup penguatan kapabilitas klinis dan diagnostik, optimalisasi alur kerja pengujian, serta peningkatan proses analisis biomarker genomik dan pelaporan hasil agar menjadi lebih cepat, akurat, dan terstandarisasi. 

“Kolaborasi strategis ini merupakan bagian dari upaya kami untuk terus meningkatkan kapasitas penanganan kanker, khususnya melalui penguatan layanan diagnostik presisi. Di tengah tingginya beban kanker payudara dan kanker paru serta kompleksitas karakteristik penyakit yang dihadapi pasien, penguatan kapasitas diagnostik menjadi semakin penting agar dokter memiliki dukungan informasi klinis yang lebih baik dalam menentukan langkah penanganan yang lebih personal,” ungkap dr. Eniarti, Direktur Utama Rumah Sakit Kanker Dharmais. 

NGS memungkinkan pemetaan biomarker genomik secara komprehensif dari sampel jaringan maupun darah. Teknologi ini membantu menghubungkan profil molekuler kanker dengan opsi terapi yang paling relevan bagi pasien. Dengan kemampuan menganalisis berbagai gen secara simultan, NGS dapat mempercepat proses diagnosis dan menghasilkan informasi yang lebih komprehensif dibandingkan pendekatan biomarker tunggal. 

“NGS sebagai alat diagnostik presisi memungkinkan pemeriksaan berbagai biomarker genomik secara komprehensif dalam satu kali pemeriksaan. Dengan informasi molekuler yang lebih lengkap, dokter dapat memahami karakteristik penyakit pasien secara lebih mendalam, mempercepat penentuan strategi pengobatan, serta mendukung keputusan terapi yang lebih personal, tepat sasaran, dan berbasis bukti bagi pasien,” ujar dr. Eka Widya Khorinal.

Implementasi NGS dalam kolaborasi ini mencakup pemeriksaan pada kanker payudara HR+/HER2-, kanker paru jenis Non-Small Cell Lung Cancer (NSCLC) adenocarcinoma, serta CLL. Pendekatan ini memungkinkan identifikasi hingga 45 jenis mutasi gen pada kanker payudara dan kanker paru, serta 23 jenis mutasi gen pada CLL secara efisien. 

Pada kanker payudara HR+/HER2-, hasil pemeriksaan tersebut dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai karakteristik biologis tumor serta perubahan molekuler, termasuk mutasi genetik pada PIK3CA, AKT, dan PTEN. Informasi ini dapat membantu dokter menilai jalur molekuler yang relevan untuk mendukung penentuan strategi penanganan yang yang lebih personal dan tepat. Hasil pemeriksaan profil biomarker juga dapat menjadi pertimbangan dalam pemilihan terapi bertarget seperti capivasertib, bila didukung indikasi yang sesuai, ketersediaan terapi, dan evaluasi klinis dokter.

“Kami percaya bahwa inovasi terapi akan memberikan dampak yang lebih optimal apabila didukung oleh sistem diagnostik yang kuat, seperti NGS. Dengan kemampuan untuk memetakan mutasi dan profil molekuler kanker secara lebih jelas, NGS membantu menerjemahkan kemajuan sains menjadi dasar pengambilan keputusan klinis yang lebih tepat, sehingga pasien dapat diarahkan pada pendekatan terapi inovatif yang sesuai dengan karakteristik penyakitnya,” jelas dr. Feddy, Medical Director AstraZeneca Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Peringatkan Dampak Luas...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.