TNI AL Sampaikan Lanal Lampung Siap Jadi Tempat Sandar Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
📅 Selasa, 21 Jul 2026, 20:02 WIB | Oleh: Opik
BANDARLAMPUNG, LAMPUNG - Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 4 Mar/BS Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo menyampaikan Provinsi Lampung memenuhi syarat untuk sandarnya kapal induk pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi.
Sesuai rencana, Pangkalan TNI AL Lampung menjadi salah satu tempat bersandarnya kapal induk pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi. Hal itu karena perairan Lampung yang memenuhi syarat untuk kapal induk," katanya saat ditanya awak media di Lampung, Selasa (21/7).
Ia mengatakan saat ini pembangunan fasilitas dermaga kapal induk dan fasilitas penunjang sedang dikebut pekerjaannya.
"Saat ini, seluruh fasilitas pendukung sandarnya kapal induk tersebut sedang dikembangkan," kata Kanang.
Termasuk, lanjut dia, dermaga sandarnya yang bakal dilebarkan dan dipanjangkan sehingga nanti mampu memenuhi standar untuk menjadi pangkalannya kapal Induk.
"Untuk dermaga standarnya sekitar 500-600 meter," ungkapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Diketahui, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mempersiapkan Pangkalan TNI AL Lampung menjadi salah satu tempat bersandarnya kapal induk Giuseppe Garibaldi, karena beberapa pertimbangan, salah satunya lokasinya yang strategis.
Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan Marsda TNI Hendrikus Haris Haryanto mengatakan kapal induk Giuseppe Garibaldi akan tiba di tanah air pada 20 September 2026.
Untuk menyambut kedatangan kapal tersebut, TNI AL sudah melakukan berbagai persiapan, di antaranya pengiriman pasukan ke Italia untuk dilatih menjadi awak kapal induk.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tercatat ada 100 personel yang telah dikirim oleh TNI. Mereka akan mengikuti pelatihan secara materi dan praktik hingga akhirnya mampu untuk mengoperasikan kapal induk dari Italia ke Indonesia.
Selain itu, TNI AL juga tengah mempersiapkan beberapa tempat untuk jadi pangkalan kapal induk, salah satunya di Teluk Ratai, Lampung. "Proses pembangunannya saat ini telah mencapai 76 persen," katanya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!