Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPRD DKI Minta Tarif Air Bersih Kepulauan Seribu Diberi Perlakuan Khusus

📅 Rabu, 03 Jun 2026, 18:00 WIB | Oleh:

Untuk jangka panjang, PAM Jaya juga tengah menyiapkan strategi guna menekan biaya produksi air bersih di wilayah kepulauan. Salah satu opsi yang sedang dikaji adalah pembangunan jaringan pipa yang menghubungkan daratan Jakarta dengan wilayah Kepulauan Seribu.

Melalui pembangunan jaringan tersebut, PAM Jaya berharap dapat mengurangi ketergantungan pada teknologi SWRO yang memiliki biaya operasional tinggi. Dengan demikian, biaya produksi air bersih diproyeksikan dapat turun hingga sekitar Rp20 ribu per meter kubik.

"Dengan begitu, biaya produksi bisa ditekan dari sekitar Rp40 ribu menjadi sekitar Rp20 ribu per meter kubik," jelas Arief.

Saat ini PAM Jaya telah melayani hampir seluruh pulau berpenghuni di Kepulauan Seribu, termasuk Pulau Sebira yang merupakan pulau berpenghuni paling utara dan paling jauh dari daratan Jakarta. Adapun layanan tersebut belum mencakup pulau-pulau milik pribadi karena menggunakan skema layanan yang berbeda dan masuk dalam kategori komersial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.