Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Melejit! QRIS di Jateng Tembus 9,08 Juta Pengguna hingga Juni 2026

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 21:15 WIB | Oleh:
Melejit! QRIS di Jateng Tembus 9,08 Juta Pengguna hingga Juni 2026 Doc: ANTARA/Maulana Surya
Ket. Pengunjung melakukan transaksasi digital dengan aplikasi pembayaran kepada pedagang dalam kegiatan Adipati Qris rangkaian Solo Great Sale di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah.

SEMARANG, JAWA TENGAH - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyebutkan bahwa jumlah pengguna kode batang Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di wilayah tersebut terhitung sampai Juni 2026 sudah mencapai 9,08 juta orang.

Kepala Perwakilan BI Jateng M Noor Nugroho di Kota Pekalongan, Kamis (13/8), mengatakan bahwa jumlah pengguna itu tercatat paling banyak ketiga secara nasional.

"Untuk gerai yang telah melayani pembayaran QRIS di Jateng, kata dia, hingga periode yang sama sudah mencapai 4,52 juta gerai, atau terbanyak keempat secara nasional," kata M Noor Nugroho saat Media Briefing Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) se-Jateng yang dihadiri KPwBI Provinsi Jateng, KPwBI Solo, KPwBI Tegal, dan KPwBI Purwokerto.

Menurut dia, BI terus memperkuat kebijakan yang mendukung pertumbuhan (pro-growth), salah satunya melalui akselerasi digitalisasi sistem pembayaran.

Melalui digitalisasi, kata dia, transaksi pembayaran menjadi sangat efisien dan efektif, tidak hanya dari sisi waktu namun juga biaya.

Ia menjelaskan BI terus memperluas akseptasi digital melalui Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 yang dirangkai dengan peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 RI.

Pelaksanaan PQN 2026 pada 11–17 Agustus 2026, dan di Jateng dirangkaikan dengan berbagai kegiatan yang mendekatkan dan memudahkan penggunaan pembayaran digital kepada masyarakat.

Selain melalui digitalisasi, kata dia, penguatan edukasi dan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap Rupiah tetap dilakukan.

Pada paruh pertama 2026, telah dilaksanakan 49 kegiatan edukasi CBP (Cinta Bangga dan Paham) Rupiah dengan menjangkau 29.909 peserta di Jateng.

Ia mengatakan BI juga telah menyalurkan Rp3,62 miliar uang layak edar ke empat pulau, sekaligus menghadirkan layanan kas keliling dan edukasi CBP Rupiah.

Perluasan literasi Rupiah juga dilakukan secara kolaboratif melalui berbagai kegiatan pendidikan, keagamaan, budaya, dan sport tourism di wilayah Semarang.

Kemudian, Solo Raya, eks-Karesidenan Pekalongan, dan Banyumas Raya, termasuk Rupiah Borobudur Playon (RBP), Adipati QRIS Run di Solo, Tegal City Run di Tegal , dan QRIS Purwokerto Run di Purwokerto.

Selain itu, kata dia, dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi juga dilakukan melalui upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Jateng. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Indonesia Tertinggal 0-2 dari Tiongkok

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Tertinggal 0-2 da...
Olahraga
Atlet Angkat Besi Saatnya U...
Megapolitan
Enam Desa Wisata Ditetapkan...
Advertisement
Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.