Petenis Paraguay Didenda 1 Miliar Rupiah Setelah Singgung Kapasitas Wasit Wanita Prancis Open
📅 Selasa, 02 Jun 2026, 00:03 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraPARIS – Penyelenggara Prancis Open bersama French Tennis Federation menjatuhkan denda sebesar 65.000 dolar AS (sekitar 1 miliar rupiah) kepada petenis Paraguay Adolfo Daniel Vallejo akibat komentar kontroversial yang dinilai bernada seksis terhadap wasit pertandingan.
Sanksi tersebut diumumkan pada hari Senin (1/6) oleh direktur turnamen, Amélie Mauresmo, setelah Vallejo melontarkan kritik terhadap wasit asal Brasil, Ana Carvalho, usai kekalahannya di putaran kedua.
“Denda sebesar 65.000 dolar telah dijatuhkan, kira-kira setengah dari hadiah uang yang diperolehnya,” kata Mauresmo dalam konferensi pers.
Petenis yang tersingkir di putaran kedua tunggal putra diketahui menerima hadiah sebesar 130.000 euro atau sekitar 151.000 dolar AS.
Mauresmo menegaskan bahwa pernyataan Vallejo tidak dapat diterima oleh pihak penyelenggara maupun federasi tenis Prancis.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ini jelas sesuatu yang tidak bisa kami terima, baik oleh turnamen maupun federasi, bahkan di luar konteks kompetisi. Bahasa seperti itu tidak memiliki tempat di sini,” ujarnya.
Kontroversi bermula setelah Vallejo kalah dramatis dari petenis tuan rumah berusia 17 tahun, Moïse Kouamé, melalui super tie-break set kelima pada Kamis lalu. Pertandingan berlangsung sengit selama hampir lima jam, tepatnya 4 jam 56 menit.
Dalam wawancara dengan media tenis Clay setelah pertandingan, petenis berusia 22 tahun itu mengkritik kepemimpinan Carvalho yang dinilainya tidak cukup tegas menghadapi tekanan suporter Prancis yang memberikan dukungan penuh kepada Kouamé.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Pertandingan seperti ini seharusnya dipimpin oleh seorang pria. Sangat sulit bagi seorang wanita untuk melakukannya,” kata Vallejo.
“Ia seharusnya dipimpin oleh pria karena penontonnya sangat menuntut dan dibutuhkan kekuatan besar untuk melawan tekanan dari kerumunan,” tambahnya.
Pernyataan tersebut langsung menuai kecaman. Setelah pihak penyelenggara mengumumkan rencana pemberian sanksi, Vallejo akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui akun Instagram pribadinya pada Jumat malam.
“Saya menghormati para wasit dan pekerjaan yang mereka lakukan. Setelah pertarungan selama lima jam, emosi saya masih sangat tinggi. Saya meminta maaf,” tulis Vallejo.
Ia juga menegaskan bahwa komentarnya telah disalahartikan dan bukan dimaksudkan untuk menyalahkan sang wasit atas kekalahannya.
“Saya juga ingin menjelaskan bahwa saya tidak menyalahkan dia atas kekalahan tersebut. Ia menjalankan tugasnya dengan baik sepanjang pertandingan,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!