Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

32 Ribu Wisatawan Mengunjungi Bantul di Libur Panjang Iduladha

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 23:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
32 Ribu Wisatawan Mengunjungi Bantul di Libur Panjang Iduladha Doc: Antara
Ket. festival layang layang internasional bertajuk Jogja International Kite Festival yang digelar di kawasan Pantai Parangkusumo Parangtritis Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta pada 26 - 27 Juli 2025.

Yogyakarta - Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Bantul mencatat sekitar 32 ribu wisatawan melakukan kunjungan ke destinasi wisata di wilayah Bantul pada momentum libur panjang Hari Raya Iduladha dan Hari Lahir Pancasila tahun ini.

"32 ribu kunjungan itu berdasarkan perhitungan selama periode 27 Mei hingga 1 Juni 2026," kata Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dispar Bantul, Markus Purnomo Adi, di Yogyakarta, Selasa.

Menurutnya, objek wisata di Kawasan Parangtritis masih menjadi tujuan favorit para wisatawan jika dibandingkan dengan objek wisata lainnya di wilayah Bantul.

“Dominasinya masih di kawasan Parangtritis," katanya.

Namun, lanjut Markus, objek wisata pantai di sisi barat yakni deretan Pantai Goa Cemara, Pantai Kuwaru, Pantai Baru dan beberapa lokasi lainnya juga dinilai cukup ramai pada libur panjang ini.

"Dari 32 ribu kunjungan, mungkin sepertiganya itu ke pantai di wilayah barat,” kata Markus.

Menurutnya, rata-rata jumlah kunjungan wisatawan per hari di libur panjang Iduladha tahun ini cenderung lebih sedikit jika dibandingkan pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

“Iduladha tahun kemarin kunjungannya sebanyak 24.831 orang selama tiga hari, rata-rata per harinya 8 ribu wisatawan, pada tahun ini liburnya enam hari rata-rata kunjungan per hari 5 ribu orang,” jelasnya.

Penurunan tersebut, lanjut Markus, dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya diduga karena menurunnya daya beli masyarakat imbas dari situasi geopolitik yang tengah berkonflik.

"Pertama, memang daya beli masyarakat yang sedang menurun, lalu kondisi konflik global sehingga wisatawan yang jalurnya melewati Timur Tengah akan berpikir dua kali untuk berkunjung,” kata Markus.

Ia juga menyebut banyaknya kemunculan objek wisata baru di daerah lain yang dekat dengan Bantul juga menjadi salah satu dugaan penyebab penurunan kunjungan tersebut, terlebih destinasi wisata yang tengah ramai di media sosial.

"Jadi kemungkinan wisatawan justru berkunjung ke sana,” katanya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Nasional
Wamendiktisaintek Sebut Tem...
Luar Negeri
Aljazair Buka Pintu Lebar I...

BNPB: Kualitas Udara Kalbar Berbahaya

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BNPB: Kualitas Udara Kalbar...
Nasional
BNPB: OMC Penanganan Karhut...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.