Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Warga Terdampak Gempa di Sulut dan Malut

📅 Kamis, 02 Apr 2026, 14:59 WIB | Oleh:
Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Warga Terdampak Gempa di Sulut dan Malut Doc: BPMI Setpres
Ket. Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (19/3/2026).

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan Presiden Prabowo Subianto langsung merespons cepat laporan bencana gempa yang berdampak di wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut).

Dalam keterangannya, Teddy mengatakan Presiden sejak pagi hari telah menerima laporan awal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengenai kondisi di sejumlah daerah terdampak, terutama Kota Bitung, Kota Ternate serta Pulau Batang Dua.

"Bapak Presiden tadi pagi-pagi sekali sudah menerima laporan dari Kepala BNPB terkait kejadian di Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara, terutama di Kota Bitung dan Kota Ternate serta Pulau Batang Dua," ujar Teddy saat dihubungi di Jakarta, Kamis (2/4).

Menurut Teddy, pemerintah pusat segera mengerahkan unsur tanggap darurat setelah laporan diterima. Tim reaksi cepat BNPB daerah bersama aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan pemerintah daerah langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta evakuasi warga di lokasi terdampak.

Kepala BNPB Suharyanto juga telah mengimbau masyarakat agar sementara waktu tidak kembali beraktivitas di bangunan yang terdampak hingga dinyatakan aman.

Teddy menyampaikan melalui Kepala BNPB, Presiden Prabowo memerintahkan seluruh aparat dan tim penanggulangan bencana mempercepat proses evakuasi serta memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.

Pada hari yang sama, Kepala BNPB dijadwalkan tiba di Sulawesi Utara untuk memimpin langsung koordinasi penanganan darurat. Sementara, tim lainnya telah bergerak menuju Maluku Utara guna memperkuat respons di wilayah terdampak.

"Hari ini Kepala BNPB tiba di Sulawesi Utara dan Tim lainnya tiba di Maluku Utara," kata Teddy.

Pemerintah pusat juga telah menjalin komunikasi intensif dengan kepala daerah setempat, termasuk Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling guna memastikan koordinasi penanganan berjalan terpadu antara pusat dan daerah.

Pemerintah terus memantau perkembangan situasi di lapangan serta menyiapkan langkah lanjutan sesuai kebutuhan penanganan darurat dan pemulihan pascabencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.