Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Untuk Para Pemudik, Kemenhub Mengimbau untuk Mengatur Waktu Kembali ke Jabotabek

📅 Selasa, 24 Mar 2026, 11:25 WIB | Oleh:
Untuk Para Pemudik, Kemenhub Mengimbau untuk Mengatur Waktu Kembali ke Jabotabek Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mengimbau pemudik agar memaksimalkan waktu Work From Anywhere (WFA) untuk mengurai puncak arus balik yang diprediksi pada tanggal 24 Maret 2026.

"Jasa Marga memprediksi pada tanggal 24 Maret 2025 sekitar 285 ribu kendaraan pemudik akan kembali ke Jabodetabek melalui jalur tol. Kami imbau masyarakat untuk bisa memanfaatkan waktu WFA yang diberikan agar bisa kembali pada tanggal 25,26 atau 27 Maret," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan di Jakarta, Senin (23/3).

Ia menambahkan, kebijakan WFA berlaku bagi masyarakat yang bekerja di sektor pemerintahan dan BUMN serta dihimbau dapat diterapkan juga di sektor swasta, harapan kami pengusaha swasta memberi kelonggaran kepada para pegawainya untuk memanfaatkan  WFA dalam mengatur waktu kepulangan," katanya.

Hal ini perlu menjadi perhatian bersama mengingat tingginya lonjakan kendaraan yang terjadi pada puncak arus mudik kemarin. Tujuannya adalah untuk memberikan rasa nyaman bagi para pengguna jalan dan tidak ada penumpukan kendaraan secara masif di jalan.

Berdasarkan data Jasa Marga, hingga tanggal 22 Maret 2026 pukul 14.00 WIB, sebesar 39,9 persen kendaraan telah melintas masuk ke Jakarta dari total proyeksi 3,4 juta kendaraan. Jumlah tersebut dihitung dari empat Gerbang Tol Utama yaitu GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikatama dan GT Kalihurip Utama.

"Kami juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menggunakan rest area sebaik-baiknya. Maksimalkan waktu 30 menit supaya bisa bergantian dengan yang lainnya atau maksimalkan tempat istirahat yang juga berada di luar jalur tol," ungkap Dirjen Aan.

Ia menekankan juga pemudik untuk tidak beristirahat di bahu jalan karena akan sangat berbahaya, berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas serta menambah kemacetan. Pihaknya berharap seluruh _stakeholders_ dan masyarakat bisa bekerja sama menciptakan arus balik yang selamat, aman dan nyaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.