Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Paraguay Kembali ke Piala Dunia Setelah 16 Tahun, Gustavo Alfaro Bangkitkan Mimpi La Albirroja

📅 Senin, 01 Jun 2026, 07:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Paraguay termasuk salah satu peserta Piala Dunia edisi perdana pada 1930 di Uruguay. Sejak saat itu mereka menjadi salah satu kekuatan tradisional Amerika Selatan yang kerap tampil kompetitif di level internasional.

Selain perempat final 2010, beberapa penampilan lain juga meninggalkan kesan mendalam.

Pada Piala Dunia 1986 di Meksiko, Paraguay berhasil lolos ke fase gugur tanpa menelan kekalahan. Sementara pada Piala Dunia 1998 di Prancis, mereka hampir menyingkirkan tuan rumah Prancis di babak 16 besar sebelum akhirnya kalah akibat gol emas Laurent Blanc pada menit ke-114.

Era tersebut juga melahirkan sejumlah legenda seperti Jose Luis Chilavert, Carlos Gamarra, Roque Santa Cruz, hingga Nelson Cuevas.

Nelson Cuevas masih tercatat sebagai pencetak gol terbanyak Paraguay di Piala Dunia dengan tiga gol. Dua gol dicetaknya saat menghadapi Slovenia pada Piala Dunia 2002, sementara satu gol lainnya lahir ketika menghadapi Trinidad dan Tobago pada edisi 2006.

Untuk rekor penampilan terbanyak, dua nama berbagi posisi teratas. Denis Caniza dan Roque Santa Cruz sama-sama mengoleksi 12 pertandingan Piala Dunia bersama Paraguay.

Caniza tampil dalam empat edisi berbeda, sedangkan Santa Cruz menjadi ikon generasi emas Paraguay yang tampil di putaran final 2002, 2006, dan 2010.

Paraguay memasuki Piala Dunia 2026 dengan sejumlah pemain yang menjadi tulang punggung kebangkitan mereka di kualifikasi.

Kapten Gustavo Gómez tetap menjadi pemimpin di lini belakang. Di sektor tengah, Paraguay mengandalkan kreativitas Miguel Almirón, Diego Gómez, Mathías Villasanti, dan Andrés Cubas.

Sementara di lini depan, Antonio Sanabria, Derlis González, serta saudara kembar Ángel dan Oscar Romero diharapkan mampu menghadirkan ancaman bagi pertahanan lawan.

Paraguay juga membawa sejumlah pemain muda potensial, termasuk bek berusia 19 tahun Diego León yang kini memperkuat Manchester United serta Alexandro Maidana yang baru berusia 20 tahun.

Kombinasi pengalaman dan regenerasi inilah yang membuat Paraguay optimistis menatap turnamen tahun depan.

Setelah penantian panjang selama 16 tahun, lagu kebangsaan Paraguay akan kembali berkumandang di panggung Piala Dunia. Kini, tantangan berikutnya bagi La Albirroja adalah membuktikan bahwa mereka bukan sekadar peserta yang kembali, melainkan tim yang mampu menciptakan kejutan dan menulis sejarah baru di Amerika Utara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Iran Lawan Sel...
Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Siapkan...
Megapolitan
Pembangunan Bogor Akan Mend...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp75.750/...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gol Bunuh Diri Selamatkan Belgia dari Kekalahan saat Imbang 1-1 Lawan Mesir

Gol Bunuh Diri Selamatkan Belgia dari Kekalahan saat Imbang 1-1 Lawan Mesir

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.