Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menbud Ajak Masyarakat Pahami Sejarah Bangsa Lewat Filateli

📅 Senin, 01 Jun 2026, 21:55 WIB | Oleh:
Menbud Ajak Masyarakat Pahami Sejarah Bangsa Lewat Filateli Doc: Kementerian Kebudayaan
Ket. Menteri Kebudayaan Fadli Zon

JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengajak masyarakat untuk memahami perjalanan sejarah Indonesia. Melalui arsip filateli yang menyimpan rekam jejak berbagai peristiwa penting dalam kehidupan bangsa.

Menurut Fadli, prangko, surat, dan dokumen pos tidak hanya bernilai sebagai benda koleksi. Tetapi juga menjadi sumber pengetahuan yang merekam dinamika sosial, politik, dan kebudayaan dari masa ke masa.

“Melalui arsip filateli. Kita dapat melihat berbagai tanda zaman yang merekam perubahan sosial, politik, dan kebudayaan dalam perjalanan bangsa,” kata Fadli Zon, Senin (1/6).

Ia menjelaskan, arsip filateli dapat membantu masyarakat memahami berbagai periode sejarah secara lebih utuh karena memuat jejak peristiwa yang berkaitan dengan perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut dia, pameran filateli menjadi sarana edukasi yang efektif untuk mendekatkan masyarakat dengan sejarah. Melalui sumber-sumber autentik yang mudah dipahami oleh berbagai kalangan.

Fadli juga mengajak masyarakat untuk melihat berbagai dinamika sejarah secara kritis. Termasuk periode pendudukan Jepang yang menjadi salah satu fase penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.

“Sejarah tidak selalu hadir dalam bentuk hitam dan putih. Karena itu, generasi masa kini perlu melihat berbagai dinamika yang terjadi pada masa tersebut secara kritis berdasarkan fakta dan sumber-sumber sejarah yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar dia.

Pesan tersebut disampaikan dalam pameran bertajuk “Filateli sebagai Arsip Kebudayaan dan Medium Membaca Sejarah Indonesia”. Ini yang bertujuan memperluas pemahaman publik mengenai nilai sejarah yang terkandung dalam arsip filateli.

Melalui pameran tersebut, masyarakat diajak melihat arsip filateli bukan sekadar koleksi. Tetapi juga sebagai medium untuk memahami perjalanan sejarah Indonesia dari perspektif yang lebih dekat dan otentik. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
PETI Kembali Dibuka di Goro...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.