KKP Ingin Ikan Arwana Indonesia Kuasai Pasar Dunia, Ini Strateginya.
📅 Senin, 01 Jun 2026, 11:37 WIB | Oleh: Yebdi TrismarKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong ikan arwana Indonesia semakin mendunia melalui penyelenggaraan kontes internasional sebagai upaya memperluas pasar ekspor, meningkatkan nilai ekonomi, dan memperkuat daya saing.
"Kami terus mendorong pengembangan sektor ikan hias, khususnya Arwana Super Red sebagai komoditas unggulan Kalimantan Barat yang memiliki daya saing global," kata Direktur Konservasi Spesies dan Genetik Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP Sarmintohadi dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Salah satunya dengan mendukung pelaksanaan ajang Asosiasi Penangkar dan Pedagang Siluk Indonesia (APPS) International Arowana Contest 2026 di Pontianak Convention Centre, Kalimantan Barat.
Dia berharap ajang tersebut dapat terus mendorong pengembangan sektor ikan hias nasional sekaligus memperkuat komitmen terhadap konservasi dan perdagangan yang legal serta berkelanjutan.
Ia menambahkan, pencapaian terbesar dari kontes itu bukan hanya pada kualitas ikan arwana yang ditampilkan, tetapi juga keberhasilan menghadirkan kolaborasi internasional antara pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan peserta dari berbagai negara.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Momentum tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas promosi Arwana Indonesia di pasar global," ujarnya.
Ajang tahunan berskala internasional itu menghadirkan sebanyak 192 ikan arwana super red terbaik dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Jepang, China, Taiwan, dan Vietnam.
Diselenggarakan oleh Asosiasi Penangkar dan Pedagang Siluk (APPS) bersama Mayin International, kegiatan itu menjadi wadah mempertemukan komunitas arwana internasional, pelaku usaha, dan pemerintah untuk memperkuat jejaring perdagangan ikan hias yang legal dan berkelanjutan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengapresiasi penyelenggaraan kontes internasional tersebut. Menurutnya, provinsi itu memiliki keunggulan sebagai habitat asli arwana merah yang dikenal memiliki kualitas terbaik.
“Ikan siluk (arwana) yang merah dan indah tidak ada di daerah lain kecuali di Kalimantan Barat, yaitu di Kapuas Hulu sebagai habitat asalnya. Kalau di luar Kalimantan Barat ada, tetapi tidak seindah yang di Kalimantan Barat,” ujar Ria.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan Koswara menegaskan arwana super red asal Kalimantan Barat menjadi salah satu jenis ikan hias paling bernilai di pasar internasional.
"Karakteristik warna merah cerah, bentuk tubuh yang elegan, serta kualitas sisik yang khas menjadikan ikan ini memiliki daya tarik tinggi dan diminati oleh kolektor maupun pecinta ikan hias dari berbagai negara,” ujar Koswara.
Ia menambahkan, seluruh kegiatan ekspor arwana wajib mengikuti regulasi ketat baik nasional maupun internasional karena arwana super red merupakan jenis ikan yang dilindungi penuh dan masuk dalam Appendiks I CITES.
Perdagangan arwana diatur melalui Permen KP Nomor 61 Tahun 2018 dan Kepmen KP Nomor 1 Tahun 2021.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!