Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Anak Anda Tantrum saat Keranjingan Medsos? Ini Trik Psikolog untuk Para Orang Tua

📅 Senin, 30 Mar 2026, 19:17 WIB | Oleh:
Anak Anda Tantrum saat Keranjingan Medsos? Ini Trik Psikolog untuk Para Orang Tua Doc: ANTARA/HO-Melli Andani
Ket. Dua anak sedang bermain gawai di rumah, Senin (30/3).

JAMBI - Psikolog Eka Renny Yustisia membagikan tips kepada orang tua dalam mengatasi anak yang mengalami kecanduan media sosial (medsos) hingga memicu ledakan emosi (tantrum).

"Kondisi ini menjadi tantangan serius karena paparan konten digital secara terus-menerus membuat otak anak terbiasa dengan lonjakan cepat hormon kesenangan dari aktivitas stimulasi tinggi seperti media sosial (dopamin instan)," katanya di Jambi, Senin (30/3).

Ia mengatakan anak yang dihentikan secara mendadak dari aktivitas digital cenderung mengalami reaksi emosional berlebihan yang menyerupai gejala putus zat atau withdrawal sehingga sering memicu ledakan emosi seperti marah, menangis, hingga sulit dikendalikan oleh orang tua.

"Kami menyarankan orang tua untuk memvalidasi emosi anak tanpa membenarkan perilaku. Orang tua perlu menunjukkan empati dengan memahami perasaan anak agar sistem emosinya perlahan menjadi lebih tenang. Selain itu orang tua disarankan menerapkan teknik transisi dengan memberikan batas waktu secara bertahap sebelum anak berhenti menggunakan gawai," kata dia.

Pihaknya menekankan penerapan aturan detoks digital dalam keluarga karena orang tua dan anak harus menjalankan kesepakatan bebas layar pada waktu tertentu agar tercipta konsistensi serta keteladanan dalam penggunaan perangkat digital.

Eka juga mendorong orang tua mengganti aktivitas digital dengan kegiatan fisik atau permainan interaktif yang mampu membantu menyeimbangkan kondisi emosional anak, kemudian orang tua juga perlu mengawasi jenis konten yang dikonsumsi agar tidak memicu stimulasi yang berlebihan.

"Orang tua dapat membantu anak mengelola emosi, sekaligus membentuk kebiasaan penggunaan media sosial yang lebih sehat dengan pendekatan tepat dan konsisten," katanya.

Sementara Dewi sebagai orang tua mengisi waktu libur anak dengan olahraga panahan untuk mengurangi ketergantungan pada gawai, karena panahan dinilai tidak hanya menjauhkan anak dari handphone, tetapi juga melatih kesabaran dan meningkatkan fokus. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.