Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Banggai Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Tosan Aji

📅 Sabtu, 30 Mei 2026, 16:55 WIB | Oleh:
Bupati Banggai Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Tosan Aji Doc: Dok. Istimewa
Ket. Wasekjen Senapati Nusantara, Gus Poleng (paling kiri) berfoto bersama Bupati Banggai dan para panitia pameran.

Bupati Banggai Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Tosan Aji

BANGGAI – Pemerintah Kabupaten Banggai menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Banggai saat membuka Sarasehan dan Pameran Seni Budaya Tosan Aji yang berlangsung di Toili Garden Heritage, Kecamatan Toili, pada 22–24 Mei 2026.

Dalam kegiatan yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional tersebut, berbagai koleksi tosan aji dipamerkan kepada masyarakat. Pameran itu menjadi ruang pertemuan antara pegiat budaya, komunitas pelestari pusaka, pemerintah daerah, dan masyarakat yang memiliki perhatian terhadap warisan budaya Nusantara.

Bupati Banggai menilai pelestarian budaya tidak dapat dilakukan secara parsial. Menurutnya, upaya menjaga warisan leluhur memerlukan kerja sama antara pemerintah, komunitas budaya, tokoh masyarakat, dan generasi muda agar nilai-nilai budaya tetap hidup di tengah perubahan zaman.

“Kita tidak bisa menjaga budaya sendirian. Diperlukan kolaborasi semua pihak agar warisan yang kita miliki tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan pemerintah daerah telah menempatkan pelestarian budaya sebagai bagian dari program pembangunan melalui inisiatif “Gerbang Berbudaya”. Program tersebut diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat identitas daerah sekaligus menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap kekayaan budaya Banggai.

Bupati juga mengajak generasi muda untuk lebih dekat dengan warisan budaya daerahnya. Menurut dia, mempelajari budaya bukan sekadar mengenal masa lalu, tetapi juga memahami jati diri dan nilai-nilai yang membentuk karakter bangsa.

Sarasehan dan pameran budaya tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Tokoh masyarakat Banggai, Ir. Sugianto Tamoreka, menilai kegiatan yang digagas Paguyuban Reksa Aji Benggawi merupakan langkah penting dalam memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya.

Menurut Sugianto, kegiatan serupa perlu terus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya mengenal warisan budaya sebagai peninggalan sejarah, tetapi juga sebagai bagian dari identitas yang perlu dijaga bersama.

Paguyuban Reksa Aji Benggawi sebagai penyelenggara menegaskan bahwa tosan aji memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar benda pusaka. Di dalamnya terkandung nilai sejarah, filosofi, seni, dan spiritualitas yang mencerminkan perjalanan peradaban masyarakat Nusantara.

Karena itu, paguyuban tersebut berkomitmen menjadikan kegiatan budaya sebagai sarana edukasi sekaligus ruang dialog antargenerasi untuk memastikan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam tradisi tosan aji tetap terawat.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Sekretaris Jenderal Senapati Nusantara, Nurjianto atau Gus Poleng. Organisasi yang bersekretariat di Yogyakarta itu menyatakan dukungannya terhadap berbagai inisiatif pelestarian budaya di daerah sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan warisan leluhur di tengah arus modernisasi.

Menurut Gus Poleng, pelestarian tosan aji tidak hanya berkaitan dengan benda pusaka, tetapi juga dengan upaya merawat pengetahuan, filosofi hidup, dan identitas bangsa yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Daerah
Kualitas Udara Pontianak Ca...
Nasional
Perkuat Peran Posyandu untu...

AS Undang Putin Hadiri KTT G20 di Klub Golf Trump

40 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
AS Undang Putin Hadiri KTT ...
Olahraga
Thailand Berambisi Besar Ju...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.