Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kesambar Petir Berjamaah di Pantai Lumajang, Satu Orang Meninggal Dunia

📅 Minggu, 29 Mar 2026, 14:26 WIB | Oleh:
Kesambar Petir Berjamaah di Pantai Lumajang, Satu Orang Meninggal Dunia Doc: ant
Ket. tersambar petir

LUMAJANG – Mungkin baru kali ini ada begitu banyak orang tersembar petir. Sedikitnya ada 10 orang tersambar petir dan satu di antaranya meninggal dunia. Mereka tengah menikmati liburan di Pantai Watu Pecak dan Pantai Bambang yang merupakan objek wisata pantai selatan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

"Berdasarkan informasi yang kami terima dari Polsek Pasirian, dua orang tersambar petir di objek wisata Pantai Watu Pecak dan delapan orang tersambar petir di Pantai Bambang. Kedua objek wisata itu berada di Kecamatan Pasirian," kata Kasubsi Pengelola Informasi dan Dokumentasi Multimedia (PIDM) Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto di Lumajang, Minggu.

Hujan deras disertai petir terjadi di Kecamatan Pasirian sejak Sabtu (28/3) sore dan saat itu banyak wisatawan yang sudah pulang, namun sebagian wisatawan memilih berteduh dulu sambil menunggu hujan agak reda.

"Di Pantai Bambang, awal mulanya delapan wisatawan menikmati wisata pantai, kemudian mereka berteduh di pondok terpal yang dibuat sendiri saat hujan deras disertai petir di kawasan wisata tersebut," tuturnya.

Tidak beberapa lama kemudian, tiba-tiba petir menyambar tenda mereka. Para korban mengalami luka dan beberapa tidak sadarkan diri, sehingga oleh petugas keamanan dan panitia langsung dibawa ke Puskesmas Pasirian dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirian.

"Dari delapan korban, 1 orang diantaranya meninggal dunia, satu orang masih koma dirujuk ke RSUD Pasirian dan 6 orang lainnya mengalami luka ringan yang menjalani perawatan di Puskesmas Pasirian," katanya.

Korban yang meninggal dunia tersambar petir, yakni Alvin (23) warga Desa Candipuro, jenazahnya berada di RSUD Pasirian, sedangkan korban yang belum sadar, yakni Radit yang juga warga Desa Candipuro yang dirujuk ke RSUD Pasirian.

Enam korban yang mengalami luka ringan, yakni Riyanto (25), Tomi (22), dan Dadang (25), ketiganya warga Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, kemudian Junaidi (22) dan Sutikno (23), keduanya warga Desa Sumberejo-Kecamatan Candipuro, dan Fagis Gama (24) warga Desa/Kecamatan Candipuro.

Sementara itu, di Pantai Watu Pecak, dua korban yang tersambar petir merupakan kakek dan cucu yang memiliki warung di sebelah barat Pantai Pecak. Tiba-tiba petir menyambar di sekitar pondok, sehingga korban kaget dan langsung pingsan, kemudian dibawa ke RSUD Pasirian.

Suprapto mengimbau wisatawan dan masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu di kawasan pantai selatan Lumajang, serta mencari tempat yang aman saat cuaca ekstrem melanda wilayah setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Al-Ahli Hadapi Era Baru unt...
Olahraga
Harga Tiket Final US Open S...
Megapolitan
LRT Jabodebek Targetkan 30 ...
Olahraga
Marc Marquez Menangi MotoGP...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.