Dinsos DKI Beri Trauma Healing untuk 50 Anak Korban Kebakaran Tambora Jakarta Barat
📅 Jumat, 29 Mei 2026, 18:15 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta - Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta memberikan layanan psikososial berupa penyembuhan trauma (trauma healing) kepada 50 anak korban kebakaran rumah di Jalan Krendang Barat, Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (29/5).
Ketua Sub Kelompok Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Dinsos DKI Jakarta, Ira Ayu Puspita mengatakan, trauma healing diberikan sesuai usia anak.
"Kegiatannya seperti bernyanyi bersama. Terus kita ada kuis-kuis yang ringan, menggambar. Intinya memang tidak bertujuan untuk mereka berpikir secara berat gitu ya. Dan itu dibagi sesuai dengan usia-usianya, ada untuk usia SD, ada untuk SMP," kata Ayu kepada wartawan di lokasi, Jumat.
Ayu menyebut, layanan psikososial itu telah dilakukan sejak pukul 14.30 WIB di Musala Al-Hikmah, tempat para penyintas mengungsi.
"Dan memang kegiatan ini kita tidak ada patokan di waktu ya. Lebih kondisional aja, melihat situasi dan kondisi dari tempat untuk kita memberikan layanan itu," tutur Ayu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pantauan ANTARA di lokasi pada pukul 16.30 WIB, puluhan anak berkumpul melingkari petugas pemberi layanan psikososial di lantai dua musala.
Anak-anak penyintas itu bernyanyi, menggambar, hingga menjawab pertanyaan kuis seputar cita-cita yang diajukan pemberi layanan.
Sejumlah paket berisi hadiah pun tersimpan di samping berkumpulnya anak-anak itu. Hadiah-hadiah itu akan dibagikan kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan layanan psikososial.
Sebaiknya Anda baca juga:
Diketahui, sebanyak 27 rumah hangus dalam kebakaran di Jalan Krendang Barat, Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat pada Kamis (28/5) malam.
"Objek yang terdampak, 27 rumah tinggal," kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Akibat kebakaran itu, total 113 kepala keluarga (KK) dengan 250 jiwa harus mengungsi lantaran tempat tinggalnya ludes dilahap api. Ratusan jiwa itu mengungsi ke musala serta tenda-tenda bantuan pemerintah.
Untungnya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!