Kematian Akibat Wabah Ebola di Kongo Tembus 220, Epidemi yang Lampaui Perkiraan
Selasa, 26 Mei 2026, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SKamis lalu, sebuah pusat perawatan di kota Rwampara juga dibakar setelah anggota keluarga dilarang mengambil jenazah seorang pria setempat yang diduga meninggal karena Ebola.
Pemerintah Kongo telah menetapkan bahwa pekerjaan berbahaya menguburkan korban yang diduga harus ditangani oleh pihak berwenang sedapat mungkin, yang dapat menuai protes dari keluarga dan teman-teman.
Jumat lalu, pemerintah mengatakan acara berkabung dan pertemuan lebih dari 50 orang akan dilarang di wilayah timur laut DRC sebagai upaya untuk mengekang penyebaran virus.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!