Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Russia Serang Kyiv dengan Rudal Hipersonik Oreshnik, 4 Orang Tewas

📅 Senin, 25 Mei 2026, 05:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

“Saya berterima kasih kepada semua pihak yang menyampaikan dukungan. Namun langkah konkret untuk memperkuat pertahanan udara juga dibutuhkan. Pengiriman rudal tidak boleh berhenti satu hari pun,” tulis Zelensky di media sosial.

Ia sebelumnya mengatakan Russia menyerang puluhan bangunan tempat tinggal, sekolah, fasilitas air bersih, dan pasar dalam serangan yang disebutnya “benar-benar tidak masuk akal”.

Militer Russia mengonfirmasi pihaknya menggunakan rudal Oreshnik untuk ketiga kalinya selama perang berlangsung. Moskow menyatakan serangan itu dilakukan sebagai balasan atas “serangan teroris Ukraina terhadap infrastruktur sipil di wilayah Russia”. Rudal tersebut digunakan tanpa hulu ledak nuklir.

Russia membantah menargetkan warga sipil dan menyatakan serangan diarahkan ke pos komando militer serta intelijen Ukraina.

Sedikitnya empat orang tewas dan lebih dari 100 orang terluka di Kyiv dan wilayah sekitarnya, menurut pejabat setempat. Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan kerusakan terjadi di seluruh distrik ibu kota.

Kediaman duta besar Albania juga terkena dampak serangan sehingga Albania memanggil utusan Russia untuk menyampaikan protes.

Bangunan yang menampung studio media Jerman ARD dan kantor Deutsche Welle (DW) juga mengalami kerusakan, meski saat kejadian tidak ada orang di dalam gedung.

Serangan juga menghantam wilayah lain di Ukraina. Puluhan korban luka dilaporkan di wilayah Kharkiv, Cherkasy, dan Dnipropetrovsk.

Serangan berlanjut hingga siang hari, dengan penembakan di kota garis depan Kherson menewaskan dua orang dan melukai 17 lainnya.

Serangan Balasan

Ukraina sebelumnya telah memperkirakan adanya serangan besar setelah pasukannya melancarkan serangan drone ke Starobilsk di wilayah timur Ukraina yang dikuasai Russia.

Moskow menyebut serangan drone Ukraina menghantam asrama perguruan tinggi dan menewaskan 21 orang, sebagian besar merupakan mahasiswi muda.

Serangan drone yang diluncurkan pada Kamis malam hingga Jumat dini hari itu juga melukai puluhan orang di wilayah Lugansk yang diduduki Russia.

Ukraina membantah menargetkan warga sipil dan menyatakan serangan diarahkan ke unit drone militer Russia yang berada di area tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Sam Neill, Bintang Film "Ju...
Luar Negeri
Booming AI Asia Tenggara: S...

Mulai Lagi Ancaman-ancaman Bom, Kali Ini untuk SDN 15  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Mulai Lagi Ancaman-ancaman ...
100% Dalam 4 Menit , Tiongkok Kembangkan Baterai Natrium yang Diklaim Awet Bertahun-tahun

100% Dalam 4 Menit , Tiongkok Kembangkan Baterai Natrium yang Diklaim Awet Bertahun-tahun

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.